Erdi mengatakan, seluruh pengguna media sosial yang dimiliki Polri, sejauh ini, dalam pengawasan ketat. Sering kali, ia memimpin supervisi penggunaan media sosial, sebagai sarana untuk memberikan informasi program-program Polri.
"Kita selalu melakukan pengawasan, kita selalu supervisi, Terkait dengan pengguna medsos sesuai dengan etika sosial media. Karena memang harus menjadi Pioneer dalam media sosial ini," ucapnya.
Ia pun meminta maaf kepada masyarakat terkait dengan kegaduhan tersebut. Pihaknya mengatakan, kejadian ini bakal menjadi atensi untuk dilakukan pemeriksaan, sebagai antisipasi agar tidak terulang kembali.
"Saya atas nama pembina fungsi kehumasan meminta maaf tentunya, ini merupakan hal yang menjadi atensi dan pengawasan yang lebih ketat kepada humas di Polda Jabar dan jajarannya," katanya.
Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Polresta Denpasar Bali Hari Ini Rabu 18 November 2021