Kepala Sekolah SMPN 1 Cimahi Terlibat Baku Tembak di Cibabat

Ia terlibat dalam berbagai pertempuran di Cimahi melawan penjajah. Di antaranya pertempuran di Cibabat, Pasukan Cihanjuang dan penyergapan konvoi sekutu.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 30 November 2021 | 06:30 WIB
Kepala Sekolah SMPN 1 Cimahi Terlibat Baku Tembak di Cibabat
Kampus SMP Negeri 1 Cimahi. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

SMPN 1 Cimahi sendiri terletak di Jalan Raden Embang Kartawidjaja, nama salah satu tokoh pejuang Cimahi yang pernah menjadi kepala sekolah tersebut sekitar tahun 1962-an. Selain berjasa dalam bidang pendidikan, ternyata Rd Embang merupakan pejuang yang bahu-membahu untuk mempertahankan kemerdekaan.

Ia terlibat dalam berbagai pertempuran di Cimahi melawan penjajah. Di antaranya pertempuran di Cibabat, Pasukan Cihanjuang, penyergapan konvoi sekutu hingga pertempuran heroik 4 hari 4 malam.

Pertempuran paling heroik terjadi di sekitar Penjara Poncol di Kalidam dan Jalan Gatot Subroto yang dulunya tangsi dijadikan tangsi Belanda.

Pertempuran itu digawangi berbagai kompi, laskar, Badan Keamanan Rakyat (BKR) hingga Tentara Keamanan Rakyat (TKR) itu terjadi selama 4 hari 4 malam.

Baca Juga:Kabur dari Hotel Karantina Covid-19, Polisi Belanda Tangkap Suami Istri di Belanda

Hanya saja serangan itu tak berbuah dengan kemenangan mengingat persenjataan pejuang pribumi yang sangat terbatas.

Kemudian setelah itu pasukan yang diisi Embang Artawidjaja mengungsi ke selatan.

"Dalam perjalanan tersebut Pak Tanos (Kompi) terkena mortir, kemudian Pak Embang yang mengambil alih pasukan untuk mengungsi ke daerah selatan," sebut Machmud.

Raden Embang Artawidjaja juga disebut merupakan salah satu sosok yang menggerakan warga agar berkumpul di Alun-alun Cimahi untuk merayakan kemerdekaan Indonesia. Ia wafat pada tahun 1967, hingga namanya dijadikan sebuah nama jalan di Kota Cimahi.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga:Viral "Hujan uang Koin" Rp70 Juta di Depan Masjid Agung, Ini Penjelasan Polisi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak