"Mengecam pemerintah ketika melakukan represi saat terjadi pembebasan lahan di beberapa titik seperti di Anyer Dalam atau di Jatim kasus Wadas. Kita semua melihat ada semacam sebuah pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah, kami mendesak pemerintah untuk menghentikan represi, menuntut untuk tidak atau meniadakan penggusuran lahan," katanya.
Hingga pukul 14.30 WIB, massa aksi terlihat masih berkumpul di depan Gedung Sate. Mayoritas merupakan perempuan. Mereka bergiliran menyampaikan keresahan di depan kantor Gubernur Ridwan Kamil tersebut.
Sementara itu, terlihat sejumlah aparat kepolisian berseragam dan yang tidak berseragam bersiaga di sekitaran lokasi. Tak ketinggalan, pagar berduri pun melingkari pagar gerbang Gedung Sate. Sejauh ini, situasi aksi masih aman.
"Kami mendesak pemerintah daerah mendengar dan menyampaikan keresahan kami ini kepada pusat," tegas Rizaldi.
Baca Juga:Akhirnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Temui Massa Demo, Begini Katanya
Kontributor : M Dikdik RA