Kepala SMKN 3 Baleendah, Tatang, mengatakan pihaknya juga akan melakukan pembinaan lebih, terutama kepada siswa yang membuat konten postingan di sosial media yang memicu tawuran.
"Siswa kami akan diminta untuk meminta maaf kepada seluruh sekolah Pasundan, karena SMK Pasundan itu bukan hanya di Kabupaten Bandung, tetapi di seluruh Jawa Barat," ujarnya.
Tatang mengaku menyesalkan atas kejadian tersebut, terlebih dirinya juga merupakan alumni sekolah Pasundan.
Baca Juga:Ngeri-ngeri Sedap, Bisnis Laba-laba Tarantula Ming Cu di Bandung