"Tolong kalau ngonten dilihat juga imbasnya buat sekelilingnya. Jangan bakar duit di atas penderitaan pedagang kecil macam kami W*** S*** yang maha kaya," tukas si ibu.
Unggahan itu seketika ramai dan dibanjiri beragam tanggapan. Kolom komentar pun terbagi menjadi dua sisi, pro kontra.
"Buat yang hujat ibunya mohon dimengerti, bisa jadi dia dagang tu untuk sehari makan. Misalnya sehari dapat untung 50 ribu bisa buat beli lauk besok. Nah kalo ketutup hampir setengah hari kan dia dapatnya nggak maksimal," tulis @nhuru***.
"Ibunya bete aja itu mah nggak dapet jatah. Ibu juga demi konten kan bikin videonya. Maunya barang dagangan ibuny juga dibeli keknya itu sih. Heran jaman sekarang kok seneng banget orang lain harus gimana," ungkap @gals***.
Baca Juga:Viral Penjual Cincau Fasih Bahasa Inggris, Bikin Warganet Insecure
"Bantu orang tu beli dagangannya. Jangan dagangan toko punya konglo yang udah kaya diborong," imbuh @kyo***.
"Biarin aja bu, lagi bagi-bagi kebahagiaan. Nggak akan nyampe setengah jam juga udah ludes itu bagi-baginya," tutur @dzaki***.
Saat artikel ini disusun, unggahan telah mendapatkan lebih dari ribuan tanda suka dan puluhan komentar.