"Di tahun anggaran 2022, kami menganggarkan penuh Samisade untuk seluruh desa se-Kabupaten Bogor yang mengajukan. Walaupun Saat itu kita sahkan di akhir Desember 2021, dimana hingga awal 2022 masih ada desa yang belum selesai melaporkan Lpj tapi kami tetap menganggarkan," kata Rudy.
Untuk itu, ia merasa heran jika DPRD Kabupaten Bogor disebut tidak mendukung program Samisade. Bahkan di pembahasan KUA-PPAS 2023, saat masih terjadi defisit anggaran, salah satu program yang dipertahankan tanpa dipangkas adalah Samisade.