Februari 2012, Febri dapat penghargaan dari lembaga riset politik Charta Politika Indonesia atas intensitas pernyataan Febri pada isu-isu korupsi, seperti kasus Wisma Atlet, Undang-undang KPK, pemberantasan korupsi, kasus cek pelawat, dan seleksi pimpinan KPK.
Empat tahun menjadi juru bicara KPK, pada 18 September 2020, Febri resmi mengundurkan diri sebagai Kepala Biro Humas KPK.