Pulang Salat Magrib, Anak di Sukabumi Tewas Ditabrak Mobil Boks, Pelaku Langsung Tancap Gas

Warga kemudian mengejar mobil yang mengarah ke daerah Purabaya sehingga warga berkoordinasi dengan Polsek Purabaya.

Galih Prasetyo
Jum'at, 30 September 2022 | 21:04 WIB
Pulang Salat Magrib, Anak di Sukabumi Tewas Ditabrak Mobil Boks, Pelaku Langsung Tancap Gas
Ilustrasi kecelakaan di jalan raya. (freepik)

SuaraJabar.id - Peristiwa tabrak lari yang menewaskan seorang anak terjadi di Jalan Raya Puncakceuri, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 29 September 2022.

Menurut keterangan kepolisian, pengendara mobil boks dengan pelat nomor D 8845 UD langsung tancap gas tinggalkan lokasi kecelakaan.

Menurut Kapolsek Sagaranten AKP Deni Miharja, peristiwa tabrak lari itu menewaskan anak dengan inisial RM (10).

Dikatakan oleh AKP Deni, korban sedang menyeberang jalan setelah salat maghrib di mushola dan tertabrak mobil boks yang melaju dari arah Sagaranten menuju ke Sukabumi.

Baca Juga:Pengemudi Mobil Tabrak Lari Pengendara Motor Hingga Kritis di Medan, Polisi Turun Tangan

Namun setelah menabrak mobil malah tancap gas. Warga kemudian mengejar mobil yang mengarah ke daerah Purabaya sehingga warga berkoordinasi dengan Polsek Purabaya. Pengejaran mobil itu berakhir di Kampung Muara Desa Purabaya.

“Kendaraan tersebut tetap melaju dan akhirnya Kendaraan beserta pengemudi dan seorang penumpang telah berhasil diamankan di Polsek Purabaya,” ujar Deni mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com

Sementara itu, korban dibawa ke RSUD Sagaranten oleh warga sekitar, namun korban meninggal dunia.

“Jenazah korban sudah dimakamkan tadi jam 9 di pemakaman keluarga di Cibungur,” ujarnya.

“Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan dan diserahkan ke unit laka lantas Polres Sukabumi,” tambahnya. 

Baca Juga:Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Raya Serang-Cilegon, Pemotor Wanita Tewas Tergeletak

News

Terkini

"Jadi di Indonesia ini sudah identifikasi 295 patahan aktif. Namun patahan Cugenang yang ini belum termasuk yang teridentifikasi," ujar Dwikorita.

| 21:29 WIB

"Bahkan elektabilitas beberapa capres papan tengah, seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) memperlihatkan trend menurun," ujarnya.

News | 15:23 WIB

"Jika Hery Jung berhasil ditahan maka selanjutnya tinggal satu nama yang harus terus diusut secara tuntas yaitu Heru Darmanto," kata Manajer Advokasi Walhi Jabar, Iwank.

News | 14:49 WIB

Diketahui, guncangan kuat gempa bumi yang berpusat di darat wilayah Sukabumi merupakan gempa intraslab atau gempa Benioff.

News | 13:12 WIB

Mereka berbondong-bondong berangkat dari desa masing-masing menggunakan mobil angkutan kota sejak pukul 05.00 WIB.

News | 10:34 WIB

Sigit meninjau langsung tempat kejadian bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar sekaligus menjenguk korban bom bunuh diri di Rumah Sakit Immanuel.

News | 10:02 WIB

"Ada petugas di depan polsek, dari selatan ke utara saja satu jalur," kata Deden.

News | 09:57 WIB

Sukabumi, Jawa Barat Kamis (8/12) pagi diguncang gempa bumi.

News | 08:12 WIB

Kapolri langsung menyalami pejabat-pejabat di lingkungan Polda Jawa Barat. Kemudian Listyo masuk ke area Polsek Astanaanyar setelah anggotanya melakukan sterilisasi.

News | 13:39 WIB

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengatakan penyidik Densus 88 sudah berada di lokasi Polsek Astanaanyar Bandung.

News | 12:33 WIB

Selain itu, dia menambahkan ada delapan orang lain mengalami luka-luka, yang tujuh di antaranya adalah anggota polisi dan seorang warga.

News | 12:20 WIB

Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar meninggalkan pesan yang tidak biasa sebelum aksinya dilakukan pada Rabu pagi.

News | 11:20 WIB

Ledakan yang terjadi sekitar jam 08.20 WIB tadi mengakibatkan satu orang terduga pelaku ledakan meninggal dunia dan tiga petugas polisi terluka.

News | 10:33 WIB

Kapolres juga menyiagakan petugas penjagaan komando yang melaksanakan tugas bersifat preventif guna mengamankan markas komando maupun lingkungan sekitar.

News | 10:24 WIB

Meski ditutup, sejumlah warga berhenti dan mendekati penutupan jalan tersebut untuk melihat situasi di kawasan itu.

News | 10:09 WIB
Tampilkan lebih banyak