Ada Pohon Pisang di Tengah Jalan Milik Pemkab Bandung Barat, Warga: Kalau Hujan Seperti Kubangan

Aksi protes jalan rusak dengan menanam pohon pisang itu viral di media sosial.

Andi Ahmad S
Senin, 10 Oktober 2022 | 13:33 WIB
Ada Pohon Pisang di Tengah Jalan Milik Pemkab Bandung Barat, Warga: Kalau Hujan Seperti Kubangan
Jalan di Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat yang Ditanami Pisang Gegara Rusak [Ferry/Suarajabar]

SuaraJabar.id - Warga Kampung Picung Gede, RW 05, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menanam pohon pisang di jalan raya.

Aksi tanam pisan di jalan akses utama antar dua desa yakni Desa Cipatik dan Desa Ciraden, Kecamatan Cihampelas itu dilakukan sebagai bentuk protes warga lantaran sudah 10 tahun jalan tersebut tidak tersentuh perbaikan.

Aksi protes jalan rusak dengan menanam pohon pisang itu viral di media sosial. Aksi protes itu ditujukan kepada Pemkab Bandung Barat, mengingat status jalan yang rusak sepanjang 1,5 kilometer itu milik mereka.

"Kerusakannya sudah parah banget, kalau hujan jadi kubangan, kalau musim kemarau berdebu," tutur Entis (70), salah seorang warga kepada Suara.com pada Senin (10/10/2022).

Baca Juga:3 Tempat Wisata yang Dikenal Memiliki Pantangan, Jangan sampai Dilanggar

Ia mengatakan, kerusakan jalan utama bagi warga sekitar itu cukup parah. Apalagi drainase tak berfungsi sehingga air kerap meluber ke jalan saat hujan mengguyur. Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi pengendara.

"Jadi bukan hanya jalan rusak, tapi terjadi banjir juga karena saluran air tak berfungsi," kata Entis.

Sementara itu, Kepala Desa Cipatik Asep Agus mengatakan, pihaknya tak tinggal diam karena telah melakukan sejumlah langkah, salah satunya melayangkan permohonan bantuan perbaikan selama empaf kali. Namun, permohonan bantuan ini tak pernah ditindaklanjuti.

"Sudah 4 kali saya ajuan perbaikan, tapi tak pernah terealisasi. Padahal ini sudah 10 tahun belum tersentuh perbaikan. Terakhir saya dapat kabar baru bisa direnovasi tahun 2023," jelas Asep.

Asep menerangkan pihak desa bersama warga sempat beberapa kali melakukan swadaya memperbaiki jalan. Namun saat hujan datang perbaikan itu rusak lagi lantaran drainase belum diperbaiki.

Baca Juga:7 Ajian Ilmu Sakti, Bisa Kebal Mati Meski Kepala Putus Hingga Perjanjian Jin Jahat

"Kalau statusnya milik desa saya perbaiki sedikit-sedikit. Tapi ini kan milik kabupaten, saya gak bisa apa-apa. Kami bersama warga sempat saya memperbaiki swadaya karena ada ziarah masal, tapi gak bertahan lama," tandasnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak