Meriah! EIGER Gelar Nobar Film di Desa Mayangan yang Hampir Tenggelam

Ini adalah dokumenter perjuangan warga Pantura menyelamatkan desa dari abrasi.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kamis, 17 Oktober 2024 | 12:54 WIB
Meriah! EIGER Gelar Nobar Film di Desa Mayangan yang Hampir Tenggelam
Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang yang berhasil selamat dari abrasi. (Dok: Eiger)

Lebih dari seratus warga datang merapat. Acara malam itu meriah sekali. Ada berbagai pedagang jajanan berjajar. Seluruh warga yang datang menonton bisa menukar kupon dengan jajanan gratis yang disiapkan EIGER. Film diputar kurang lebih selama 30 menit, ditutup dengan diskusi antar warga, dihadiri oleh Kepala Desa Mayangan, Sekretaris Desa, siswa sekolah, komunitas, juga sejumlah aparat desa dan kecamatan.

Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang yang berhasil selamat dari abrasi. (Dok: Eiger)
Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang yang berhasil selamat dari abrasi. (Dok: Eiger)

“Film dokumenter yang indah dari EIGER. Mampu menunjukkan perjuangan warga Mayangan selama bertahun-tahun terakhir. Menularkan kepada siapapun fungsi dan manfaat mangrove, sebagai penopang keberlangsungan kehidupan masyarakat di pesisir pantai,” ucap Mansur, warga sekaligus perwakilan Yayasan Wanadri di Mayangan.

Komentar juga datang dari Abah Encai, salah satu toko masyarakat yang terlahir di Mayangan lebih dari 6 dekade silam. Abah mengatakan, film dokumenter “Mantra Pantura” mengajak siapapun untuk tetap tabah dan tangguh, juga terampil dan terus bergerak dalam mencegah bencana abrasi.

“Terima kasih EIGER. Film ini akan diingat sebagai salah satu cara kita mendokumentasikan upaya kebaikan, mempertahankan desa dan tanah kelahiran, agar generasi anak muda Mayangan kelak punya kehidupan yang lebih baik,” tutup Abah Encai.

Baca Juga:Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Meningkat, Badan Geologi: Ada Potensi Erupsi Freatik

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak