- 250 wisatawan dilaporkan terpisah dari rombongan selama delapan hari (21-28 Maret 2026) di enam objek wisata Jawa Barat.
- Pantai Pangandaran menjadi lokasi utama kasus orang terpisah, dengan total 271.444 jiwa memadati area Pantai Barat dan Timur.
- Selain kehilangan orang, Balawista mencatat laporan kehilangan barang berharga yang diduga terjadi saat wisatawan lengah meninggalkan kendaraan.
"Kebanyakan barang hilang diduga dicuri saat disimpan di dalam kendaraan yang terparkir," jelas Liyano.
Titik lengah wisatawan saat meninggalkan kendaraan untuk menuju bibir pantai menjadi celah empuk bagi para pelaku kejahatan.
Hingga penutupan data pada 28 Maret, Kabupaten Pangandaran mencatatkan angka kunjungan yang fantastis. Total ada 448.475 wisatawan yang memadati enam objek wisata utama.
Pantai Pangandaran masih memegang mahkota sebagai destinasi favorit dengan menyerap lebih dari separuh total kunjungan kabupaten.
Baca Juga:Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Selama Libur Lebaran di Pangandaran, Ada 250 Kasus Wisatawan yang Terpisah dari Keluarganya"