- Skuad Persib Bandung menerima serangan verbal dari oknum suporter lawan di Bandara Sepinggan, Balikpapan, pada Senin (11/5/2026).
- Pemain muda Beckham Putra dan Kakang Rudianto menjadi sasaran utama provokasi sebelum dilerai oleh ofisial serta suporter Bobotoh.
- Pihak kepolisian memberikan pengamanan ketat bagi pemain Persib hingga tiba dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
SuaraJabar.id - Kemenangan dramatis Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, menyisakan cerita kelam di luar lapangan.
Skuad Maung Bandung menjadi sasaran serangan verbal dan provokasi oleh oknum suporter saat hendak bertolak pulang melalui Bandara Sepinggan, Balikpapan, Senin (11/5/2026).
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, membeberkan detail kejadian yang sempat viral di media sosial tersebut. Berikut adalah 5 fakta penting terkait kronologi serangan verbal yang menimpa skuad Persib:
1. Provokasi yang Direncanakan (Pindah dari Gate 10 ke Gate 1)
Baca Juga:Kronologi Persib Diserang di Bandara: Oknum Suporter 'Nyebrang' Gate Demi Provokasi Maung Bandung
Menurut Umuh Muchtar, serangan verbal ini tampak sengaja direncanakan oleh oknum suporter lawan (diduga The Jakmania). Meskipun mereka tidak berada dalam satu pesawat yang sama, para oknum tersebut sengaja mendatangi area tim Persib.
"Mereka dari gate 10, nyerang ke gate 1 gitu kan, rame-rame," ungkap Umuh. Hal ini menunjukkan adanya niat untuk melakukan intimidasi meskipun posisi pintu keberangkatan mereka berjauhan.
2. Beckham Putra dan Kakang Rudianto Jadi Sasaran Utama
Provokasi terjadi saat para pemain masih berada di area ruang makan luar sebelum masuk ke area steril bandara. Dua pemain muda Persib, Beckham Putra dan Kakang Rudianto, menjadi sasaran utama cercaan.
Ketegangan sempat memuncak ketika kedua pemain ini nyaris terpancing emosi untuk membalas tindakan oknum tersebut. Beruntung, situasi tidak berkembang menjadi kontak fisik karena dilerai oleh pemain senior dan ofisial.
Baca Juga:Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija
3. Bobotoh Balikpapan Beri Perlindungan
Menariknya, eskalasi keributan tidak meluas berkat kehadiran pendukung Persib (Bobotoh) yang berada di Balikpapan. Saat melihat pemain kesayangannya diintimidasi, para Bobotoh lokal tersebut memberikan pembelaan sehingga para oknum suporter lawan akhirnya memilih untuk pergi meninggalkan lokasi.
4. Apresiasi Kesigapan Polisi di Dua Bandara
Umuh Muchtar memberikan apresiasi tinggi terhadap performa pihak kepolisian, baik di Bandara Sepinggan maupun di Bandara Soekarno-Hatta. Pengamanan ketat diberikan mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan. Bahkan, jajaran Kapolres turut hadir menjemput tim di Bandara Soekarno-Hatta guna memastikan kondisi pemain tetap aman dan kondusif.
5. Manajemen Belum Pastikan Protes Resmi
Terkait langkah hukum atau pengajuan surat protes kepada operator liga (PT LIB), pria yang akrab disapa Pak Haji ini belum bisa memberikan jawaban pasti. Ia merasa selama ini laporan Persib terkait kerugian tim jarang mendapatkan tanggapan yang memuaskan.