- Persib Bandung akan menjamu Persijap Jepara di Stadion GBLA pada Sabtu, 23 Mei 2026, dalam laga penentuan gelar juara.
- Pelatih Bojan Hodak dan pemain Federico Barba meminta Bobotoh menjaga ketertiban serta tidak turun ke lapangan saat merayakan kemenangan.
- Kepatuhan suporter sangat penting untuk menghindari sanksi denda dari pihak AFC dan memastikan seremoni juara berjalan dengan lancar.
SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyampaikan pesan kepada Bobotoh jelang pertandingan kandang BRI Super League 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara.
Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026), dipastikan akan dipadati oleh ribuan Bobotoh.
Lantaran menghadapi Persijap merupakan pertandingan pamungkas skuad Maung Bandung di musim ini, selain itu laga tersebut sangat penting. Karena, hasilnya menentukan gelar juara.
Skuad Maung Bandung saat ini berada di puncak klasemen sementara dengan mengumpulkan 78 poin, sedang Borneo FC di peringkat kedua dengan 76 poin.
Baca Juga:Bobotoh Wajib Tahu! Ini Bocoran Kejutan Viking di Laga Penentu Juara Persib Besok
Seandainya Persib bermain imbang dan Borno FC meraih kemenangan, maka skuad Maung Bandung akan mengunci gelar juara lantaran unggul head to head.
Sehingga, Bobotoh sangat antusias untuk hadir langsung di Stadion dan saat ini kabarnya tiket pertandingan sudah ludes terjual.
Melihat besarnya antusias Bobotoh yang akan hadir langsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bojan Hodak berpesan agar mereka bisa menjaga ketertiban dan keamanan.
Pelatih asal Kroasia ini tidak ingin kejadian musim lalu terulang kembali, seperti diketahui saat itu ribuan Bobotoh turun ke lapangan usai pertandingan terakhir.
Sehingga, perayaan juara yang sudah disiapkan tidak berjalan sesuai rencana dan tim Persib akhirnya mengangkat piala dari atas tribun.
Baca Juga:Persib Tanpa Kurzawa dan Klok Saat Hadapi Persijap di Laga Penentuan Juara
"Kami hanya berharap, kami paham apa yang terjadi tahun lalu, jadi kami berharap tahun ini, jika kami menang, hal itu tidak terjadi lagi, harus ada kedisiplinan ini," ucap Bojan Hodak, Jumat (22/5/2026).
"Karena kalian tahu seberapa besar denda yang harus kami bayar ke AFC. Jadi kami berharap jika nanti waktunya merayakan (kemenangan), hal itu dilakukan dengan cara yang benar dan disiplin," tegasnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh bek Persib, Federico Barba. Menurutnya, kehadiran Bobotoh sangat penting guna menambah motivasi dan kepercayaan diri.
"Ya. Sekarang para suporter adalah energi bagi tim, jadi saya cuma mau bilang terima kasih," kata Federico Barba.
Meski begitu, mantan pemain Timnas Italia U-21 ini mengingatkan Bobotoh untuk menjaga keamanan dan ketertiban, ia tak ingin kejadian musim lalu terulang kembali.
"Tapi tentu saja, jika mereka peduli, jika mereka menginginkan yang terbaik untuk klub, pastinya mereka harus menghormati beberapa aturan. Karena dampaknya nanti, pihak klub yang harus membayar akibatnya (denda), dan itu juga tidak benar," ungkapnya.