Baca 10 detik
- Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf kepada masyarakat di Gedung Sate pada 17 Agustus 2026.
- Dedi memperingatkan birokrasi agar menghindari sikap feodalisme dan imperialisme yang merugikan rakyat.
- Anggaran daerah harus dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat dan menghentikan pemborosan pada kegiatan seremonial.
Dedi menekankan, momentum HUT ke-81 RI harus menjadi refleksi bagi penyelenggara pemerintahan untuk memastikan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai komitmen menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.