Respons Keluhan Warga, KDM Minta Trotoar Tinggi di Gasibu Diberi Undakan

Evaluasi ini dilakukan usai banyaknya keluhan masyarakat terkait tingginya posisi trotoar yang menyulitkan para pejalan kaki.

Andi Ahmad S
Selasa, 01 September 2026 | 16:18 WIB
Respons Keluhan Warga, KDM Minta Trotoar Tinggi di Gasibu Diberi Undakan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
Baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan penambahan undakan dan ubin pemandu pada trotoar Gasibu yang dinilai terlalu tinggi.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup sementara kawasan Lapangan Gasibu mulai 1 September 2026 untuk proses penataan ulang fasilitas publik.
  • Proyek optimalisasi fasilitas kawasan Gasibu tersebut diproyeksikan akan berlangsung dan selesai hingga awal tahun 2027 mendatang.

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung turun tangan mengevaluasi kondisi trotoar di kawasan Lapangan Gasibu, tepatnya di seberang Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Evaluasi ini dilakukan usai banyaknya keluhan masyarakat terkait tingginya posisi trotoar yang menyulitkan para pejalan kaki.

Sosok yang akrab disapa KDM ini mengakui bahwa ukuran trotoar di lokasi tersebut memang terlampau tinggi.

"Dengan begitu, naik ke trotoar ada trapnya, tidak langsung dari jalan raya ke trotoar," ujar mantan Bupati Purwakarta tersebut, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga:Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Selain membuat undakan, Dedi juga meminta agar perbaikan trotoar di Gasibu juga dilengkapi dengan ubin pemandu bagi disabilitas, karena fasilitas tersebut sangat penting.

Pemasangan ubin pemandu ini ditargetkan bisa membantu penyandang disabilitas netra untuk berjalan lebih aman di kawasan publik yang menjadi ikon Jawa Barat tersebut.

Dedi juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi trotoar agar tidak disalahgunakan. Menurutnya, trotoar di Lapangan Gasibu harus dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkanya, yakni untuk pejalan kaki.

"Trotoar bukan untuk pedagang, pemotor dan pesepeda," tegas Dedi.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penutupan sementara Kawasan Gasibu mulai 1 September 2026.

Baca Juga:Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Penutupan ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan penataan dan optimalisasi kawasan sebagai ruang publik yang lebih tertata, aman, nyaman, dan fungsional.

Menurut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan, penataan tersebut mencakup sejumlah pekerjaan, termasuk penataan area jogging track serta peningkatan kualitas fasilitas pendukung.

Penataan kawasan Gasibu ini diproyeksikan berlangsung hingga awal tahun 2027. Rentang waktu tersebut diperlukan agar pelaksanaan penataan dapat berjalan secara optimal.

"Selama proses penataan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam area Kawasan Gasibu demi keamanan dan kelancaran pekerjaan," ujar Adi.

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini