- Siswa SMPN 2 Cisarua Kabupaten Bogor mengalami gejala mual dalam waktu kurang dari 30 menit setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis pada Rabu 21 Oktober 2026.
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih menguji sampel makanan serta memeriksa status kepemilikan sertifikat higiene sanitasi dapur penyedia sambil menunggu hasil laboratorium keluar dalam tiga hari.
- Sebanyak 103 siswa menerima penanganan medis sesuai gejala yang dialami dengan satu orang dirawat inap dan sebagian besar lainnya menjalani observasi untuk pemulihan kondisi.
"Ya, kemungkinan itu bisa saja. Tapi kalau kita lihat dari masa inkubasinya, mudah-mudahan tidak akan bertambah banyak lagi," ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan sampel makanan dan minuman, Dinkes Kabupaten Bogor juga akan memeriksa status kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan bagi para siswa.
Fusia mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan status sertifikat tersebut dan masih perlu melakukan pengecekan.
"Nanti kita cek dulu. Saya belum bisa pastikan dulu, tapi kemungkinan besar sudah ada SLHS-nya," pungkasnya.
Baca Juga:Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah