Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang

Berdasarkan pembaruan data dari Humas Rumah Sakit Paru (RSPG) Cisarua, Iwan, penambahan jumlah korban terjadi setelah sejumlah siswa kembali mendatangi rumah sakit.

Andi Ahmad S
Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:45 WIB
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang
Ilustrasi keracunan MBG di Bogor. [Suara.com/Singgih Tri]
Baca 10 detik
  • Korban dugaan keracunan susu program MBG di SMPN 2 Cisarua bertambah menjadi 120 siswa.
  • Rumah Sakit Paru Cisarua masih merawat satu pasien dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium makanan.
  • Kepala KPPG Bogor menghentikan sementara operasional penyediaan gizi tersebut selama 20 hari ke depan.

SuaraJabar.id - Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi susu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bertambah menjadi 120 orang hingga Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan pembaruan data dari Humas Rumah Sakit Paru (RSPG) Cisarua, Iwan, penambahan jumlah korban terjadi setelah sejumlah siswa kembali mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sampai kemarin ada susulan datang, total jadinya 120," kata Iwan kepada wartawan.

Iwan menjelaskan, para siswa yang baru datang hanya menjalani observasi oleh tenaga medis.

Baca Juga:KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Sementara itu, hingga Jumat, masih ada satu pasien yang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Pihak rumah sakit juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

"Iya betul (satu masih dirawat), terkonfirmasi dari rekan-rekan di pelayanan masih menunggu hasil lab," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG, termasuk susu yang dibagikan kepada para siswa.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala KPPG Bogor, Haidir, menyampaikan bahwa operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkaitan dengan penyediaan MBG tersebut akan dihentikan sementara selama 20 hari.

Baca Juga:Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG

Penghentian operasional dilakukan untuk keperluan evaluasi sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

"Untuk 20 hari ke depan, sambil dievaluasi dan menunggu hasil dari Labkesda," kata Haidir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak