SuaraJabar.id - Nasib lelaki bernama Nasib di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terbilang nahas. Ia tepergok warga saat hendak mencuri. Saking panik, ia mencoba melarikan diri tapi justru kecebur tangki septik atau tempat pembuangan kotoran manusia.
Tak hanya itu, ketika terjebak di dalam tangki septik, Nasib secara mudah diringkus aparat Polsek Setu Polres Metro Bekasi.
Peristiwa warga Bojong Rawalumbu yang ditemukan tercebur di dalam tangki septik warga Kampung Serang, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, itu terjadi pada hari Senin (18/3/2019).
Kapolsek Setu Ajun Komisaris Wahid Key mengatakan, peristiwa ini diketahui saat anggotanya tengah melakukan patroli kewilayahan sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang warga melapor adanya dugaan pelaku pencurian yang terjebak di dalam tangki septik.
"Jadi saat itu warga bernama Saipudin melihat pria memasuki pekarangan rumahnya. Dia langsung berteriak ada maling,” kata Wahid, Selasa (19/3/2019).
Warga yang mendengar teriakan Saipudin langsung ramai datang dan berusaha mengejar lelaki diduga malin.
"Setelah dicari beramai-ramai oleh warga, pria ini ternyata bersembunyi di dalam tangki septik," ungkap Wahid.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi. Nasib kemudian dievakuasi oleh polisi dibantu anggota Koramil Setu.
"Dia mengaku warga Bojong Rawalumbu, dia tidak berani keluar karena takut sudah diteriaki maling," ungkap Wahid.
Baca Juga: Heran, 29,5 Persen Pemilih Belum Tahu Tanggal Nyoblos Pemilu 2019
Saat diinterogasi, Nasib mengaku tidak sedang melakukan apa-apa saat dipergoki masuk ke pekarangan rumah warga.
"Dia saat itu tidak mengaku sedang melakukan apa-apa, tapi kami tetap mengamankannya ke kantor Polsek Setu," jelas dia.
Polisi juga menyita sepeda motor milik korban yang diletakkan di semak-semak tidak jauh dari lokasi. Polisi juga tidak menemukan barang-barang hasil curian, lantaran pria tersebut diduga belum sempat beraksi.
"Kami tetap amankan di polsek, laki-laki ini diduga belum sempat beraksi, karena panik dia akhirnya bersembunyi di dalam tangki septik.”
Berita Terkait
-
Rekonstruksi Mayat Dalam Kantong Plastik di Gudang Arang Bekasi
-
Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Eljon Manik di Bekasi
-
PDIP Bekasi Anggarkan Rp 4,3 Miliar untuk Sebar Saksi di TPS
-
Sering Dihina, Suami Ajak Teman Bunuh Istri saat Tidur di Samping Bayinya
-
Warga AS dan Filipina Sempat Masuk Daftar Pemilih Pemilu 2019 di Bekasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba