SuaraJabar.id - Nasib pria berinisial RS (24) warga asal Medan, Sumatera Utara tidak beruntung kala merantau ke Kota Depok, Jawa Barat. Baru dua hari merantau, pemuda ini terpaksa harus mendekam di penjara karena tertangkap menjambret telepon seluler seorang anak Sekolah Dasar (SD).
Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud mengatakan, pelaku yang mengambil ponsel anak SD itu terpaksa mengambil secara paksa karena membutuhkan uang untuk makan. Sebab, pelaku baru saja menjadi korban pencopetan sehingga uang dan ponselnya pun raib.
"Baru dua hari sampe di Jakarta dari Medan, lalu ke Depok untuk mencari kerabatnya di Depok. Karena tidak punya uang buat makan terpaksa pelaku mengambil ponsel anak SD di jembatan," kata Suyud kepada Suara.com, Jumat (22/3/2019).
Aksi jambret itu terkati pada pukul 16.00 saat lima orang bocah SD ini melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) di atas Tol Cijago, Cimanggis Depok.
"Jadi ada lima anak SD sehabis pulang latihan nari lewat JPO Tol Cijago jalan kaki, nah salah satu dari mereka ada yang main ponsel," ujar Suyud.
Tergiur dengan bocah yang tengah main ponsel itu, dua jambret ini langsung merampas ponsel tersebut. Korban kemudian berteriak. Teriakan korban ini didengar oleh warga di sekitar lokasi dan kemudian mengejar pelaku.
"Pelaku sempat menjadi bulan-bulan warga," ucapnya
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Kartu Jelajah untuk Naik MRT Bisa Dibeli Mulai Senin Besok
Berita Terkait
-
Cerita Siti Saniyah, Gadis Depok yang Jadi Finalis Asia's Got Talent 2019
-
Riko Jadi Kurir Sabu agar Orangtua Bisa Umrah ke Tanah Suci
-
Kematian Siswi SD Depok di Kamar Mandi Masih Jadi Misteri
-
Dukung MRT Jakarta, Depok Mau Aktifkan Lagi Trayek ke Lebak Bulus
-
Tak Hanya di Jakarta, MRT Juga akan Dibangun di Depok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Anak Wakil Bupati Bogor Berpulang, DPRD Sampaikan Belasungkawa Mendalam
-
Kronologi Mahasiswa di Karawang Dipiting dan Ditusuk Saat ke Warung, Pelaku Berhasil Diringkus
-
Update Longsor Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, 61 Korban Berhasil Diidentifikasi
-
Resmi Terbentuk Rumah Besar Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
-
5 Poin Penting Laporan Kuasa Hukum Bahar Smith Terhadap Istri Korban Pengeroyokan