SuaraJabar.id - Gara-gara minta uang untuk membayar cicilan sepeda motor, perempuan bernama Anisa dibunuh suaminya sendiri.
Perempuan berusia 36 tahun tersebut dibunuh sang suami di gudang rongsokan Kampung Kayu Manis Bondol, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Agah Sonjaya mengatakan, pembunuhan itu dipicu saat korban meminta uang angsuran motor kepada suaminya, Memed di rumah petak gudang rongsokan.
"Kejadiannya dini hari, pelaku tinggal di gudang itu. Motifnya karena korban meminta uang buat bayar cicilan motor Rp 2 juta," kata Agah, Jumat (5/4/2019).
Namun saat itu, pelaku mengakui tidak mempunyai uang sehingga keduanya terlibat cekcok di dalam kamar.
Dalam cekcok itulah Memed gelap mata dan membunuh Anisa dengan cara dicekik. Setelahnya, Memed menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Setelah membunuh istrinya, pelaku menyerahkan diri ke polisi. Kemudian dilakukan pengecekan ke lokasi, kami temukan jasad korban. Menurut pelaku korban dibunuh karena dibekap mulutnya," jelas Agah.
Kekinian, jasad korban dibawa polisi ke RS Bhayangkara Polresta Bogor Kota untuk dilakukan visum. Sedangkan pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Tanah Sareal.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Usai Pemilu, Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dana Kemah Pemuda Islam
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka