SuaraJabar.id - Pemilu serentak 2019 akan berlangsung pada 17 April 2019. 11 hari menjelang pencoblosan Pemuka Lintas Agama dan Ormas Kota Bekasi menegaskan komitmennya tetap teguh pada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pemilu Damai.
Ratusan tokoh lintas agama dan tokoh organisasi kepemudaan hadir untuk mengikuti sosialisasi Pemilu 2019 diisi arahan tentang anti hoaks dan anti radikalisme. Acara tersebut berlangsung di Islamic Center Kota Bekasi, Sabtu (6/4/2019).
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi Abdul Manan mengatakan semangat untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pemilu Damai mutlak dilakukan oleh semua elemen di Kota Bekasi.
"Semuanya menjaga keutuhan NKRI dan inginkan pemilu damai sehingga pembangunan nanti kedepan bisa terus berjalan juga di Kota Bekasi," kata Abdul Manan.
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto berharap Kota Bekasi bisa menyelenggarakan pemilu dengan sukses dan tanpa hambatan sekalipun. Polisi dan jajaran Kodim 0507/Bekasi kata dia, siap mendukung penyelenggara Pemilu 2019.
"Berdoa mudah-mudahan pada hari pelaksanaan semua tertib tidak ada pelanggaran sama sekali. Beberapa ormas pun bersedia swakarsa membantu keamanan meskipun dengan kewenangan terbatas," kata Indarto.
Dandim 0507/Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan menambahkan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke tempat pemilihan suara (TPS) pada hari H pencoblosan. Karena pihaknya menjamin keamanan di wilayah Kota Bekasi bersama jajaran kepolisian.
"Tidak usah takut datang ke TPS, gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Kalau ada gangguan bisa hubungi Babinsa dan Babinkamtibmas diwilayah. Kalau perlu kita juga turunkan 1.000 personil dan kendaraan perang. kita standby di Kota Bekasi," kata Abdi Wirawan.
Mewakili Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Abdillah pihaknya juga berharap Pemilu 2019 yang tinggal menghitung hari itu berjalan aman, lancar, dan sukses demi kelangsungan NKRI yang kita cintai.
Baca Juga: Polisi Tetapkan ASN di Bojonegoro Jadi Tersangka Baru Prostitusi Online
"Kita sebagai warga masyarakat yang eksis di Kota Bekasi sebagai kota metropolis menyandang kota layak pemuda, layak HAM, kota harmoni harus dijaga dan pelihara. Kebersamaan dan bersinergi jangan kita lupakan," kata Abdillah.
Hadir dalam acara ini 250 anggota PC NU Kota Bekasi, 50 anggota GP Anshor, 50 Umat Katolik, 100 umat Kristen, 50 Umat Hindu, dan 50 umat Budha.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain