- Sebuah truk molen mengalami rem blong dan menabrak halte di Jalan Cut Mutia, Bekasi, pada Minggu pukul 16.30 WIB.
- Insiden maut di Kota Bekasi tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan enam korban lainnya mengalami luka-luka.
- Polres Metro Bekasi Kota mengamankan pengemudi truk serta berkoordinasi mendatangkan alat berat untuk melakukan evakuasi kendaraan.
SuaraJabar.id - Tragedi berdarah terjadi di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Minggu hari ini. Sebuah truk molen yang melaju tanpa kendali menghantam halte bus hingga mengakibatkan enam orang tewas di tempat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut menduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman.
"Berdasarkan keterangan awal pengemudi, ia mengaku sudah tidak mampu mengendalikan laju kendaraan akibat rem yang mendadak blong," ujar Iptu Rojali saat memberikan keterangan langsung di lokasi kejadian.
Saat ini, pihak Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota telah mengamankan lokasi dan menangani kasus kecelakaan tragis tersebut secara mendalam.
Rojali mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk molen tersebut melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.
Berdasarkan keterangan pengemudi dan sejumlah saksi, truk tidak terkendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI.
Pengemudi sempat berupaya menghentikan kendaraan dengan menabrakkan truk ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga truk bermuatan adonan semen itu menabrak 12 orang yang sedang berada di halte.
“Korban saat kejadian memang sedang menunggu bus di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Rojali.
Enam korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
Baca Juga: Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
Sementara itu, enam korban luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit berbeda. Empat korban dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.
“Total korban ada 12 orang, terdiri atas perempuan, laki-laki, hingga anak-anak,” katanya.
Polisi telah mengamankan pengemudi truk untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Petugas juga masih menunggu kedatangan alat berat untuk mengevakuasi truk yang menutupi sebagian ruas jalan.
Rojali mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengemudi dan perusahaan pemilik truk untuk mendatangkan alat berat berupa derek guna mengevakuasi kendaraan tersebut. Selama proses evakuasi, polisi akan melakukan penutupan jalan. [Antara].
Berita Terkait
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Usut 3 Laporan Baru Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Keterangan Saksi
-
Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita
-
Lebih dari 10 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Guru Ngaji Jadi Tersangka
-
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat