SuaraJabar.id - Lelaki paruh baya bernama Joni (65) mengaku sempat melihat perempuan yang diduga menjadi pelaku penculikan terhadap balita Anisa Suci Ardiwibowo (3). Pasalnya, pelaku sempat mampir ke warungnya sambil menggedong korban yang tak berhenti menangis.
"Dia (pelaku) bawa balita itu, nangis anaknya depan warung saya terus masuk ke dalam warung, minta beli permen, tapi saya bilang jangan giginya rusak nanti terus saya kasih biskuit," kata Joni saat bercerita soal insiden penculikan itu kepada Suara.com, Jumat (12/4/2019).
Joni mengatakan, saat itu raut wajah dari penculik balita Anisa seperti orang ketakutan. Namun, ia tidak tahu jika perempuan tersebut adalah penculik.
"Orangnya sudah lumayan tua, agak kurus, kulitnya agak gelap, dari muka agak kecil, tingginya 150, usia sekitar 50 tahun, dia pakai gamis biru bermotif, jilbab merah marun, pakai tas selempang coklat," ujar dia.
Perempuan itu lebih ketakutan setelah balita Anisa meronta-ronta dalam pelukan sang penculik. Joni mengatakan, pelaku diduga sengaja menutup wajah korban dengan kain jilbab yang dipakainya.
Korban, kata dia, tak lagi menangis ketika perempuan berjilbab untuk memberikan biskuit dan permen yang dibeli dari warungnya.
"Lagi ngamuk, kayak enggak mau digendong. Terus sama saya itu dikasih jajanan biskuit 1 sama permen 2 baru diem. Perempuan (penculik) bayar pakai uang recehan terus pergi ke arah masjid lagi, wajah anak ditutup pakai jilbab. Saya enggak kenal orangnya, enggak pernah liat dan baru liat hari itu aja. Ibu-ibunya enggak ngomong sepatah kata apapun," pungkasnya.
Diketahui, Anisa diculik seorang perempuan tak dikenal pada Selasa (9/4/2019) pukul 10.00 WIB. Hingga kini, balita perempuan tersebut tidak kunjung pulang. Aksi penculikan terhadap Anisa berada di Masjid Al Amin, Jalan Bintara Jaya III, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Aksi penculikkan itu bahkan terekam Closed Circuit Television (CCTV) milik Masjid setempat. Kini, kasusnya masih ditangani oleh Polres Metropolitan Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Wijin Sudah Sayang Gisella Anastasia, Ini Respons Menohok Jessica Iskandar
Adapun ciri-ciri korban mempunyai bekas benjolan dibawah dagu, rambut hitam ikal, tidak menggunakan alas kaki. Sedangkan terakir korban hilang berpakaian kaos warna coklat dan celana warna hitam.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Ini Penjelasan Marbot Masjid Al-Amin Soal Penculikkan Anisa
-
Sebelum Diculik, Anisa Lari Keluar Rumah Lewat Jendela
-
Penculik Balita 3 Tahun Sudah Gentayangan Sejak Beberapa Hari Terakhir
-
DICARI ANAK HILANG! Anisa Suci Ardiwibowo, Diduga Diculik Wanita Misterius
-
Bayinya Diculik Wanita Misterius, Aprilina Buat Selebaran
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi