SuaraJabar.id - Balita Anisa Suci Ardiwibowo (3) yang diculik perempuan misterius di Masjid Am-Amin Jalan Bintara Jaya III, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga Sabtu (13/4/2019) sore belum juga ditemukan.
Nenek korban, Sri Wahyuni (34) mengatakan pihak keluarga telah mendapati jejak Anisa yang hilang sejak 4 hari lalu. Dikabarkan, balita Anisa berada diantara wilayah DKI Jakarta dan Tangerang. Informasi itu didapatkan pihak keluarga dari laporan masyarakat.
Sri dan anaknya Apriliani Lestari (18) terus melakukan pencarian dengan keliling ibu kota dan Tangerang bersama dengan pihak kepolisian sejak Jumat (12/4/2019) sore.
"Sekarang saya belum pulang masih mencari. Saya sama anak saya (Apriliani) bersama dengan polisi," kata Sri saat dihubungi Suara.com, Sabtu (13/4/2019).
Ia menjelaskan, kemarin telah menyusuri wilayah Jelambar Jakarta Barat, Bintaro Jakarta Selatan hingga Ciledug Tangerang. Pencarian di wilayah tersebut kata dia, berdasarkan informasi masyarakat dari pamflet yang telah tersebar.
Lebi jauh Srimengatakan, banyak masyarakat bersimpati kepada sang cucu hingga terus memberikan kabar mengenai keberadaan Anisa. Ciri-ciri yang dijabarkan oleh masyarakat, kata Sri, sangar mirip dengan cucunya.
"Sekarang saya masih di daerah Cilandak. Doakan saja agar cucu saya segera ketemu mas," ungkapnya.
Untuk diketahui, aksi penculikan terhadap Anisa terjadi di Masjid Al Amin, Jalan Bintara Jaya III, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Aksi penculikkan itu bahkan terekam dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV) milik Masjid setempat. Kini, kasusnya masih ditangani oleh Polres Metropolitan Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Cerita Pilu Siswi Korban Penculikan Boko Haram di Nigeria
Adapun ciri-ciri korban mempunyai bekas benjolan dibawah dagu, rambut hitam ikal, tidak menggunakan alas kaki.
Sedangkan terakir korban hilang berpakaian kaus warna coklat dan celana warna hitam.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi