SuaraJabar.id - Penumpang kereta rel listrik (KRL) melahirkan di gerbong commuter line di Stasiun UI, Kamis (25/4/2019). Perempuan yang belum diketahui identitasnya itu langsung dibawa ke Rumah Sakit UI (RSUI) Depok untuk dilakukan tindakan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Dokter RSUI yang menangani perempuan hamil, Vita Silvana mengatakan perempuan hamil tersebut kondisinya tidak ada tanda–tanda yang mengarah ke ancaman nyawa, namun nahas bayi yang dilahirkannya tidak dapat bertahan hidup karena usianya masih di bawah 20 minggu.
“Kehamilannya baru 18 minggu, jadi ini jatuhnya bukan melahirkan, tapi abortus alias keguguran,” ucap Vita Silvana kepada wartawan.
Ia menjelaskan, janin perempuan itu sudah berbentuk bayi dengan berat bawah 500 gram sehingga belum bisa hidup mandiri.
Vita menerangkan, saat penumpang perempuan itu dibawa ke RSUI kondisi bayi sudah tidak ada tanda – tanda kehidupan.
Dokter pun tidak dapat membuka identitas sang ibu karena sudah merupakan aturan untuk tidak memberitahukan identitas pasien kepada publik.
"Yang pasti masih muda ya, usianya sekitar 21 tahun,” katanya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Nanti Beli Karcis KRL di Loket Tidak Bisa Pakai Uang Tunai, Full e-Money
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Kawal PPDB Jabar, Iwan Suryawan Janji 'Pelototi' Anggaran Sekolah Swasta Gratis
-
Pengamat Apresiasi Langkah Penguatan Tata Kelola BUMN demi Efisiensi dan Transparansi
-
Libur Idul Adha, Pantai Anyer Diserbu Ribuan Wisatawan
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA