SuaraJabar.id - Sebuah rumah di Kampung Sirimpak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tertimbun longsor pada Kamis (25/4/2019) malam. Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka-luka karena sempat tertimbun di dalam rumah.
"Iya betul, pukul 21.45 WIB satu rumah di Kampunh Sirimpak terkena longsor. Ada korban satu orang yang tertimbun," kata Camat Megamendung, Hadijana saat dihubungi Suara.com, Kamis malam.
Korban yang diketahui bernama Sindi Puspita Sari (15) itu tertimbun longsoran tanah setinggi kurang lebih empat meter. Beruntung nyawanya masih tertolong dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.
"Informasinya ada satu orang ketimbun, sudah dibawa ke rumah sakit, cuma patah tulang saja. Ini saya masih di jalan mau ke lokasi," ujar Hadijana.
Hadijana menyebut longsor tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak sejak petang tadi. Untuk itu, ia mengimbau agar warga yang tinggal di dataran tinggi mewaspadai kondisi ini.
"Iya memang hujan deras tadi, kami minta warga di Puncak (Megamendung) waspada longsor," imbuh dia.
Untuk diketahui, kondisi cuaca di wilayah Bogor dan sekitarnya pada Kamis malam diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak petang hari. Kondisi itu sempat membuat ketinggian air Sungai Ciliwung di Bendungan Katulampa naik menjadi 220 centimeter atau siaga I.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Empat Kecamatan di Gunung Kidul Diterjang Banjir dan Tanah Longsor
Berita Terkait
-
Kerap Tugas Hingga Dini Hari, Ketua KPPS di Bogor Meninggal Dunia
-
Pemilu 2019 Kembali Makan Korban, Rasty Meninggal Usai Tugas di TPS Bogor
-
17 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Kolombia
-
Gali Pondasi Turap, Pekerja Galian Tewas Tertimbun Longsor di Bogor
-
Kelelahan Kawal Pemilu, 2 Ketua KPPS Meninggal Dunia, 5 Lainnya Dirawat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam
-
Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas
-
KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya