SuaraJabar.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menerima ratusan laporan akan dugaan pelanggaran yang terjadi sepanjang proses Pemilu 2019.
Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan menuturkan, terhitung hingga akhir proses pemungutan suara baik pilpres maupun pemilihan legislatif atau pileg, pihaknya telah menerima laporan sebanyak 656 kasus.
"Sebanyak 570 sekian temuan dari jajaran kami di lapangan. Sedangkan ada 167 laporan berasal dari masyarakat," kata Abdul, Senin (29/4/2019).
Menurut dia, semua pelanggaran yang ditemukan Bawaslu dan laporan masyarakat itu tidak semua masuk ke ranah hukum. Temuan dan laporan dari warga itu menjadi sebuah bukti atas peran aktif masyarakat dalam mengawal Pemilu 2019.
"Ini merupakan respon masyarakat atas fungsi dari pengawasan juga antisipasi publik, mereka datang kemudian berani melaporkan. Kami apresiasi," kata Abdul.
Ia menyebutkan, ada 372 kasus admintrasi selama Pemilu 2019 di Jawa Barat. Sedangkan, ada empat kasus politik uang yang kini sudah masuk tahap putusan.
"Di masa tenang sekitar 13 kasus pidana politik uang calon legislatif yang diterima Bawaslu. Hingga kini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian," jelasnya.
Kasus itu tersebar di 10 wilayah di Provinsi Jawa Barat. Seperti di Indramayu, Pangandaran, Ciamis, Kota Bandung dan Subang.
Selanjutnya, ketika di hari pemungutan suara juga terpantau terjadi beberapa pelanggaran terutama mengenai masalah logistik yang belum terpenuhi di TPS.
Baca Juga: Bahas Pelanggaran Pemilu, Kubu Prabowo Kumpul di Kertanegara Nanti Sore
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum