- Bank SMBC Indonesia bermitra dengan Asian Development Bank memperkuat pembiayaan perdagangan di Indonesia pada Agustus 2026.
- Kolaborasi menggunakan skema partisipasi risiko untuk memperluas pembiayaan usaha serta meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan nasional.
- Kredit konsolidasi segmen korporasi dan komersial Bank SMBC Indonesia tumbuh 12,8 persen secara tahunan hingga akhir Juni 2026.
SuaraJabar.id - PT Bank SMBC Indonesia Tbk menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk memperkuat kapabilitas pembiayaan perdagangan dan rantai pasok di Indonesia. Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas pembiayaan bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui unfunded risk participation scheme, dengan ADB bertindak sebagai mitra partisipasi risiko bagi portofolio pembiayaan perdagangan dan rantai pasok Bank SMBC Indonesia.
Melalui skema tersebut, ADB berpartisipasi dalam risiko pembiayaan yang dikelola Bank SMBC Indonesia. Sementara itu, proses origination, administrasi, pengelolaan, hingga pemantauan transaksi tetap dilakukan oleh Bank SMBC Indonesia.
Wakil Direktur Utama Bank SMBC Indonesia Jun Saito mengatakan pembiayaan perdagangan dan rantai pasok memiliki peran penting dalam menghubungkan pelaku usaha sekaligus menopang aktivitas komersial dan rantai nilai.
“Pembiayaan perdagangan dan rantai pasok memainkan peran yang semakin penting dalam menghubungkan pelaku usaha, mendukung kegiatan komersial, dan memperkuat rantai nilai,” kata Saito dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, kerja sama dengan ADB menjadi bagian dari upaya Bank SMBC Indonesia meningkatkan kapabilitas pembiayaan dan menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis nasabah yang terus berkembang.
Dari sisi pengelolaan risiko, Bank SMBC Indonesia menyatakan kerja sama tersebut dirancang untuk memperkuat mekanisme kontingensi kredit yang telah berjalan. Bank juga tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, termasuk uji tuntas nasabah, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemantauan portofolio secara berkelanjutan.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari program ADB dalam mendukung pembiayaan perdagangan dan rantai pasok. Bagi Bank SMBC Indonesia, pembiayaan perdagangan dan rantai pasok merupakan salah satu solusi strategis untuk mendukung nasabah di berbagai tahapan rantai nilai, mulai dari segmen korporasi hingga mikro.
Penguatan bisnis tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan kredit Bank SMBC Indonesia. Hingga akhir Juni 2026, kredit konsolidasi pada segmen korporasi dan komersial tumbuh 12,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp116,5 triliun.
Baca Juga: Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
Pertumbuhan juga dicatatkan sejumlah segmen dan anak usaha. Kredit Jenius meningkat 9,9% yoy menjadi Rp3,69 triliun, sedangkan pembiayaan PT Bank BTPN Syariah Tbk tumbuh 8,7% yoy menjadi Rp11,03 triliun.
Adapun pembiayaan melalui PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF) meningkat 5,8% yoy menjadi Rp31,89 triliun.
Saito mengatakan kolaborasi dengan ADB diharapkan dapat memperkuat posisi Bank SMBC Indonesia dalam mendukung aktivitas perdagangan dan rantai pasok di Indonesia.
“Kolaborasi ini semakin memperkuat peran Bank SMBC Indonesia sebagai mitra keuangan tepercaya dalam mendukung aktivitas perdagangan dan rantai pasok di Indonesia,” ujar Saito.
Dia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi dunia usaha, meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal