SuaraJabar.id - Anggota buser Polsek Pancoran Mas, Depok membekuk tiga remaja pelaku pembacokan terhadap lima korban di Kampug Lio, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019) dini hari.
Kapolsek Pancoran Mas Kompol Agus Roni Wowor mengatakan pelaku yang sudah diringkus berinisial FH alias Cengep (18) warga Tajur Halang, YF (17) dan RF (15) masing-masing warga Bojong Pondok Terong, dan masih berstatus pelajar SMA. Mereka ditangkap di tempat tongkronganya daerah Kampung Lio.
"Barang bukti yang berhasil disita petugas sebilah celurit," kata Agus Roni Wowor, kepada wartawan Jumat (17/5/2019).
Agus menerangkan, para peaku merupakan gabungan kelompok tongkrongan Pingkan dan Dewa.
Pihak kepolisian menduga bentrokan terjadi karena kelompol remaja itu saling ejek sewaktu bertemu dengan kelompok korban dari Creaseal saat akan membangunkan orang sahur.
"Kedua kelompok beradu mulut terjadi duel lalu dari kelompok pelaku mengeluarkan celurit langsung diarahkan ke para korban," tutur Roni Wowor.
Para pelaku, kata Agus, melukai korbanya dengan mengunakan celurit. Korban kata dia, ada lima orang yaitu Haikal (15) Ilham (17), Adam Fatwa,(18), Sopian (22), Dicky (22) dari kelompok Creaseal mayoritas mereka warga Kampung Lio.
Mereka rata-rata terkena bacokan di bagian punggung dengan menggunakan celurit.
"Anggota telah berhasil menyita celurit milik pelaku yang digunakan buat membacok sebagai barang bukti," ujarnya.
Baca Juga: Pil Yaba yang Gagal Diselundupkan ke Rutan Depok Berasal Dari Thailand
Agus menjelaskan, pelaku yang masih di bawah umur akan mendapatkan perlakuan khusus selama proses hukum berjalan. Sehingga penanganannya berbeda dengan pelaku dewasa.
Para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam