SuaraJabar.id - Pria berinisial OP (45) harus berurusan dengan hukum karena bagikan zakat dengan uang palsu di Kampung Jawura, Desa Seseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. OP merupakan warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Jawa Barat.
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkapkan mengatakan, OP dibekuk anggota Polsek Caringin pada Kamis (9/5/2019) lalu. Dari tangan OP, polisi juga mengamankan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu, dengan jumlah total Rp 12 juta.
Nasriadi menjelaskan, OP membagikan zakat dengan uang palsu di kampung perempuan yang pernah menjadi kekasihnya. Namun, kisah asmara OP dengan pujaan hatinya itu kandas karena masalah ekonomi.
Dengan tujuan memikat kembali perempuan pujaan hatinya, OP membagi-bagikan uang tersebut karena ingin menunjukan bahwa dia sudah memiliki uang banyak. Namun uang yang dibagikanya itu adalah uang palsu.
"Si tersangka ini, dia membagikan uang palsu itu seakan-akan dia orang kaya, sehingga tujuannya gadis yang disukainya bisa kembali ke pangkuannya," kata Nasriadi kepada sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Rabu (22/5/2019).
Dari pengembangan yang dilakukan, polisi sudah mengantongi identitas pelaku yang memberikan uang palsu kepada OP.
Hingga saat ini Polisi masih mengejar pelaku yang merupakan warga Cijeruk Kabupaten Bogor. Pengejaran dilakukan agar terungkap jaringan pengedara uang palsu yang lebih besar.
"Identitas sudah kita ketahui dan sudah bekerja sama dengan Polsek Cijeruk Polres Bogor," ujarnya.
Akibat perbuatannya, OP dikenakan pasal 245 yaitu mengedarkan uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Maling Ambulans Milik Perindo, Pemuda Sukabumi Terancam Lebaran di Penjara
Berita Terkait
-
Menggalang Massa dari Sukabumi, Penyandang Dana Aksi 22 Mei Dibekuk Polisi
-
Pemprov DKI ke Warga: Tukar Uang Lebaran Harus di Tempat Resmi
-
Kakek 92 Tahun Tertipu Uang Palsu, Diganti Langsung oleh Komisaris Juliana
-
Kakek Suroso Ketimban Apes, Dagangan Diborong Pakai Uang Palsu
-
Video Viral Petugas SPBU Siram Uang Palsu Konsumen Pakai Bensin
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun