SuaraJabar.id - Bupati Bogor, Jawa Barat Ade Yasin menginstruksikan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melaksanakan Operasi Yustisi setelah kegiatan arus mudik Lebaran 2019. Operasi ini untuk mengantisipasi bertambah pengangguran di Kabupaten Bogor.
"Setelah libur Lebaran ini saya akan memerintahkan Satpol PP melaksanakan Operasi Yustisi, termasuk kontrakan-kontrakan atau rumah kontrakan," ujarnya seperti dilansir Antara di Bogor, Minggu.
Menurutnya, Pemkab Bogor akan memberikan langkah tegas bagi mereka yang terjaring Operasi Yustisi, yakni memulangkan ke kampung halaman.
"Kalau memang kelamaan tinggalnya suruh pulang lagi, karena kepentingannya tinggal di sini apa, menambah beban kita, silakan mencari penghidupan di wilayahnya sendiri, jangan menambah pengangguran di Kabupaten Bogor," katanya lagi.
Ade Yasin khawatir para pendatang baru seusai arus balik mudik Idul Fitri 1440 Hijriah menambah jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor, sehingga ia melarang para pemudik agar sekembalinya ke Bogor tidak membawa pendatang baru.
"Pesan saya, ketika pulang mudik, jangan menambah pengangguran di Kabupaten Bogor. Artinya jangan bawa orang ke sini, sehingga menambah pengangguran," kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pula.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor pada tahun 2017 ada sebanyak 248.368 pengangguran. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2015 hanya ada sebanyak 231.854 pengangguran.
Sedangkan jumlah penduduk Kabupaten Bogor juga cenderung padat, tercatat pada tahun 2017 ada sebanyak 5.715.009 jiwa. Jumlah tersebut jauh meningkat dari tahun 2015 hanya sebanyak 4.771.932 jiwa.
Baca Juga: Hapus Operasi Yustisi, Anies Minta Perantau Punya Keahlian
Berita Terkait
-
Bupati: Jalur Alternatif Hanya 20 Persen Atasi Kemacetan Puncak Bogor
-
Hapus Operasi Yustisi, Anies Minta Perantau Punya Keahlian
-
Mulai Tahun Ini, Anies Hapus Operasi Yustisi Usai Libur Lebaran
-
Soal Banjir, Bupati Bogor ke Anies Baswedan: Jangan Saling Menyalahkan dong
-
Tak Akan Operasi Yustisi, Ahok: Yang Penting RT/RW Cek Warganya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran
-
Kontrak Ratusan Ton Sampah Tangsel ke Cileungsi Terbongkar
-
Bikin Warga Gatal dan Bau Menyengat, Usaha Limbah B3 di Parungpanjang Disegel Pemkab Bogor
-
5 Surga Wisata Kuliner Kota Bogor yang Wajib Dicoba, Dari Legendaris hingga Kekinian
-
BRI-Kemenpora Dorong Atlet SEA Games 2025 Jadi Juara di Arena dan Finansial