SuaraJabar.id - Dua anak di Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat dikabarkan hilang terseret arus Sungai Ciliwung pada Rabu (26/5/2019).
Peristiwa tersebut berawal dari dua anak yang diketahui bernama Mohammad Rafli Adrian (11) dan Muhammad Adis (11) sedang asyik berenang di Sungai Ciliwung. Keduanya bermain di Sungai Ciliwung dengan menggunakan ban berukuran besar.
Namun, saat sedang bermain dikabarkan salah satu anak hanyut terbawa arus sungai, melihat satu rekannya terbawa arus sungai, satu anak lainnya berusaha menolong temannya.
Seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi, Nasrullah mengaku sempat mendengar adanya teriakan minta tolong dari arah Sungai Ciliwung.
"Kami mendengar ada anak minta tolong dan kemudian sudah engak ada"kata Nasrullah kepada Suara.com.
Setelah itu, ia langsung melaporkan kepada Ketua RT dan RW setempat terkait insiden tengelamnya dua anak tersebut di Sungai Ciliwung. Untuk data sementara Mohammad Rafli Adrian dan Muhammad Edis tercatat sebagai warga Poncol RT 02/10 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Sementara itu, Anggota Tagana Kota Depok Irman Setia mengatakan pihaknya bersama tim sudah melakukan pencarian di gedong Sungai Ciliwung
"Kami bersama tim sudah ke lokasi dan korban belum ditemukan. Tetapi, di sekitar Sungai Ciliwung ditemukan ban ukuran besar yang diduga digunakan oleh kedua korban saat berenang," ucapnya.
Irman mennyatakan, telah mengimbau warga agar selalu berhati - hati ketika kondisi Sungai Ciliwung kering, karena tepat di tengah sungai, airnya cukup dalam.
Baca Juga: Gara-gara Biawak, Nasib Bocah Laki-laki Berakhir Nahas di Sungai Ciliwung
"Hati - hati juga karena air kali surut, jangan terpancing berenang disitu. Kondisi air juga dalam di tengah tadi sudah kita coba untuk menyelam," pungkasnya.
Hingga saat ini, dua anak yang dikabarkan hilang belum ditemukan dan petugas masih melakukan pencarian di lokasi dan belum ada keterangan dari pihak polisi.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Gara-gara Biawak, Nasib Bocah Laki-laki Berakhir Nahas di Sungai Ciliwung
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Paru-paru Mayat Bercincin Emas Banyak Pasir
-
Mayat Bercincin Emas, Amaliyah Terakhir Kali Berpamitan Pergi ke Rumah Bibi
-
Terkuak, Mayat Bercincin Emas yang Mengambang di Ciliwung Bernama Amaliyah
-
Diguyur Hujan Lebat, Warga di Bantaran Sungai Ciliwung Dievakuasi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar