Andi Ahmad S
Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:42 WIB
Mahkota Raja pajajaran Binokasih saat di Kota Bogor (Pemkot Bogor)
Baca 10 detik
  • Pemkot Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas pada Jumat ini untuk mendukung perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.
  • Pengalihan arus dilakukan bertahap di sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.
  • Kegiatan ini menghadirkan simbol sejarah Mahkota Binokasih guna memperkuat ikatan persaudaraan antardaerah di wilayah Jawa Barat.

SuaraJabar.id - Bagi Anda warga Kota Bogor atau pengendara yang hendak melintas di wilayah Bogor Selatan dan Pusat hari ini, harap memperhatikan jadwal pengalihan arus.

Pemkot Bogor resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sehubungan dengan perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.

Acara yang diprediksi menyedot perhatian ribuan warga ini berlangsung mulai Jumat sore hingga malam hari.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa skema lalu lintas dilakukan dalam dua tahap untuk meminimalisir kemacetan total.

Rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan kirab budaya mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.30 WIB.

Selain itu, pengalihan dan penutupan arus lalu lintas dilakukan secara situasional pada pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.

"Rute kirab budaya melintasi Jalan Lawang Gintung, Jalan Batutulis, Jalan Siliwangi, hingga Jalan Suryakencana dengan total lintasan sekitar 3,2 kilometer," ujar Dedie.

Dedie juga telah memastikan kesiapan Museum Pajajaran di kawasan Batutulis yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kirab budaya.

“Saya ingin memastikan semua dipersiapkan secara maksimal, mulai dari aspek kebersihan hingga akses yang perlu dioptimalkan, mengingat akan ada kereta kencana,” ujar Dedie.

Baca Juga: Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor

Ia mengatakan kehadiran Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda menjadi simbol penguat ikatan sejarah dan persaudaraan antardaerah di Jawa Barat.

“Melalui Kirab Milangkala Tatar Sunda, hubungan antardaerah di Jawa Barat dapat disampaikan dalam bentuk narasi, cerita, maupun simbol budaya. Ini cara sederhana untuk menjelaskan makna totopong, baju pangsi, kujang, hingga Mahkota Binokasih yang sarat akan filosofi kasih sayang,” katanya.

Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat yang akan melintas di kawasan kirab budaya untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan arus lalu lintas. [Antara].

Load More