SuaraJabar.id - Masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat diminta bersiap, sebab pemkot daerah tersebut bakal membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dalam waktu dekat.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi Karto. Kepada Suara.com, Karto mengatakan ada tiga posisi yang disediakan yaitu, tenaga pendidikan, medis dan teknis untuk diisi 300-an lebih pegawai negeri sipil (PNS).
Lebih lanjut, ia mengemukakan pembukaan CPNS 2019 di Kota Bekasi dilakukan untuk mengisi posisi yang lowong, karena sekitar 300 PNS di lingkungan Pemkot Bekasi akan memasuki usia pensiun.
Saat ini, jelas Karto, Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu jadwal yang ditentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Yang dibutuhkan sekitar 378, kami masih menunggu lanjutan dari Kemenpan RB dan BKN," ujar Karto, Rabu (26/6/2019) saat dihubungi.
Apabila pengajuan tersebut mendapat persetujuan, maka pelaksanaan proses penerimaan CPNS akan dilaksanakan dalam tiga bulan mendatang. Namun, sejauh ini pembahasan masih terus dikoordinasikan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya terkait formasi yang dibutuhkan.
"Pemkot Bekasi sendiri masih menyusun formasi jumlah pengawai yang dibutuhkan dalam penerimaan CPNS 2019 di setiap sektor," ungkapnya.
Selain menjaring sektor tenaga pendidikan, medis dan teknis pembangunan, para PNS itu dibutuhkan untuk memenuhi kuota-kuota pegawai di RSUD tipe D yang berada di empat kecamatan.
Baca Juga: PUPR : CPNS Diminta Bantu Sosialisasikan Program Satu Juta Rumah
Berita Terkait
-
Peringatan May Day, Buruh Kota Bekasi Mulai Padati Alun-Alun
-
Kementerian PUPR Angkat 979 CPNS Jadi PNS
-
Menpora Beri Kelonggaran Atlet CPNS Jalur Khusus untuk Fokus Latihan
-
893 CPNS Kemenhub Terima SK, Menhub : Orang Terdekat Saya Tidak Lulus
-
Catat, Ini Syarat dan Cara Pendaftaran Honorer Jadi PNS di PPPK 2019
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas