SuaraJabar.id - Kuasa hukum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Munawaroh menyambut baik atas penetapan status tersangka SM (52), wanita yang membawa anjing masuk ke Masjid Al-Munawaroh, di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Koordinator Tim Advokat DKM Al-Munawaroh Endy Kusuma menilai penetapatan status tersangka kepada SM dapat meredakan emosi masyarakat, khususnya umat muslim yang merasa tidak terima dengan tindakannya di masjid tersebut.
"Memang sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ini berjalan sesuai SOP dan peraturan perundang-undangan. Tentunya ini juga bisa membuat umat Islam sedikit tenang," kata Endy, saat ditemui wartawan, di Mapolres Bogor, Selasa (2/7/2019).
Endy menambahkan, masih ada dua laporan lainnya yang menanti SM, yakni terkait penganiayaan terhadap petugas keamanan masjid dan pencemaran nama baik terhadap DKM Al-Munawaroh.
"Yang menjadi alat bukti saat ini tentunya keterangan dari DKM Al-Munawaroh dan para saksi. Untuk penganiahaan visum sudah dilakukan keduanya masih dalam proses. Tapi untuk dijadikan statu tersangkanya di Pasal 156 yang digunakan," jelasnya.
Meski baru dikenakan dalam pasal penistaan agama, pihaknya tetap menyambut baik penetapan status tersangka terhadap SM. Sampai saat ini, sudah ada 17 pengacara yang akan mengawal kasus tersebut.
"Intinya kami menyambut baik. Sekarang kami ada 17 kami advokat untuk DKM Al-Munawaroh," tandasnya.
Sebelumnya, peristiwa yang terjadi di Masjid Al Munawaroh sempat viral di media sosial, terkait seorang wanita yang membawa anjing ke dalam masjid pada Minggu (30/6/2019) siang. Selain membawa anjing, wanita tersebut juga marah-marah tanpa sebab yang jelas kepada jemaah masjid.
Alhasil, para jemaah di lokasi pun geram dan berusaha mengusir wanita berbaju putih dengan kacamata hitam itu ke luar. Bukannya sadar atas perilakunya, wanita itu justru semakin meradang hingga sempat cekcok dengan jemaah masjid.
Baca Juga: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid, DKM: Keluarga SM Belum Meminta Maaf
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
MUI Akan Keluarkan Fatwa Perempuan Bawa Anjing ke Masjid
-
Kasus Serius, Maruf Amin Pimpin Rapim MUI Perempuan Bawa Anjing ke Masjid
-
Perempuan Bawa Anjing Masuk Masjid Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Dewan Masjid Minta Kasus Perempuan Bawa Anjing ke Masjid Tak Diperdebatkan
-
Perempuan Bawa Anjing ke Masjid Bogor Dibawa ke RS Polri Kramat Jati
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Bupati Bandung Sediakan Pinjaman Modal Rp10 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas