SuaraJabar.id - Sebanyak 23 adegan dalam prarekonstruksi dilakukan oleh BS alias Udin, terduga pelaku perampokan yang juga pembunuh purnawirawan TNI AL Kolonel Reinhard Parerungan, dilakukan di lokasi yang berada di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat pada Selasa (2/7/2019).
Dalam prarekonstruksi, pelaku melakukan dari awal saat memasuki rumah hingga menghabiskan nyawa korban di kamarnya.
"Prarekonturksi ada 23 adegan diperagakan oleh pelaku ketika menghabiskan nyawa purnawirawan di kediamannya. Pelaku mempersiapkan diri membawa hanya pisau untuk melukai korban, pelaku masuk ke dalam kamar dan langsung memukul korban hingga meninggal dunia dengan mengunakan linggis yang ditemukan di area rumah korban," kata Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Polisi Firdaus, Selasa (2/7/2019).
Adegan prarekonstruksi dilakukan sesuai berita acara yang sudah ditandatangani terduga pelaku. Dalam aksinya, kata Firdaus, pelaku menghabisi korban dengan cara memukul mengunakan linggis sebanyak tiga kali hingga korban tersungkur di tempat tidur.
"Linggis itu didapat di area rumah korban. Disiapkan pelaku hanya pisau, ketika pelaku mengambil barang-barang korban. Pisau pelaku ini tertinggal dalam kamar korban," ulas Firdaus.
Sebelum korban terjatuh di tempat tidur, sambung Firdaus, Purnawirawan TNI AL itu dipukul sebanyak tiga kali mengunakan linggis oleh BS. Setelah korban terjatuh berlumuran darah, kata Firdaus, pelaku mengira korban sudah meninggal dunia. Namun, faktanya korban masih hidup dan bergeser ke kamar mandi.
"Korban setelah dipukul belum meninggal dunia, lalu bergeser ke kamar mandi dan meninggal dunia ditemukan oleh anaknya," jelasnya.
Dalam aksi tersebut, BS melakukannya seorang diri. Hal tersebut tergambar dalam prarekonstruksi yang dilakukan dari awal masuk area rumah korban dengan cara memanjat tembok sekitar ketinggian tiga meter, dan langsung mematikan meteran listrik yang ada di depan rumah korban.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Pembunuh Purnawirawan TNI AL Jalani Pra-Rekontruksi di Depok
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Merah Putih Terangi Malam, Semangat Kemerdekaan Hadir dari Batavia hingga Tokyo Riverside
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu