SuaraJabar.id - Seorang ibu di Garut Jawa Barat ditangkap kepolisian karena membuang dan membunuh bayinya di Kebun Cabai yang berada di Kecamatan Malangbong pada Sabtu (29/6/2019).
Kepolisian Resor (Polres) Garut mengemukakan penangkapan tersebut dilakukan berbekal informasi yang diterima dari sejumlah saksi.
"Hasil penyelidikan dan berbekal informasi yang diterima dari sejumlah saksi akhirnya dicurigai seorang warga yang membuang bayi tersebut," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan seperti dilansir Antara pada Senin (8/7/2019).
Ia menuturkan, polisi mendapat laporan temuan jasad bayi dari petani di Kecamatan Malangbong pada Sabtu (29/6/2019). Menindaklanjuti laporan tersebut, kemudian jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara.
Maradona mengemukakan, kondisi bayi perempuan saat itu baru saja dilahirkan. Kemudian dibuang tersangka berinisial TU ke areal perkebunan cabai milik warga setempat.
"Pertama menemukan adalah seorang petani yang hendak melakukan aktivitas di kebun, lalu melaporkan kepada kami hingga akhirnya sekarang pelaku bisa diketahui," katanya.
Ia mengemukakan polisi menangkap tersangka ibu pembuang bayi di rumahnya. Setelah diperiksa, tersangka mengakui perbuatannya yang telah melahirkan di kebun lalu membunuh bayinya itu.
Diakuinya, perbuatan tersebut dilakukan karena tidak mampu mengurus anaknya itu. Lebih lanjut, ia menagatakan ketiga anaknya saat ini tidak diurus dan diperhatikan suaminya.
"Alasannya karena dua anak dari suaminya saja tidak diurus, tapi suaminya juga sebetulnya tahu kalau tersangka ini hamil namun tidak tahu akan membuang bayi, tersangka ini merupakan istri muda yang dinikahi secara siri," katanya.
Baca Juga: Polisi Belum Minta Keterangan Perempuan Muda Pembuang Bayi di Loteng Rumah
Akibat perbuatan tersebut, tersangka harus mendekam di dalam sel Markas Polres Garut untuk diperiksa lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Pihak Bahar bin Smith Laporkan Istri Korban Pengeroyokan ke Polres Bogor atas Dugaan Berita Bohong
-
BRI Dorong Bisnis Konsumer Lewat Kick-Off Consumer Expo dan Program Undi Hadiah Nasabah
-
Presiden Prabowo Tantang Kompetisi 2029, Ungkap Capaian MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
-
Tanggap Bencana di Kabupaten Bandung Barat, Bank Mandiri Distribusikan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Lagi di Longsor Bandung Barat, Total Korban Capai 70 Orang