SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi dingin kebijakan adanya lagu di lampu rambu lalu lintas atau lampu merah di Depok. Ridwan Kamil menyatakan itu bagian dari isu lokal.
Ridwan Kamil menyatakan jika kebijakan pemerintah Kota Depok tentang lagu yang dipasang di lampu merah untuk mengatasi kemacetan diterima warga maka mereka mempersilakan warga untuk bergembira menerima kebijakan itu.
"Saya kira itu isu lokal. Kalau diterima warga Depok, ya silakan bergembira," kata dia, ketika dimintai pendapatannya tentang hal itu, di Gedung Sate Bandung, Rabu (17/7/2019).
"Tapi jika ada yang tidak berkenan silakan sampaikan ke wali kotanya. Jadi saya agak membatasi komenter di sisi kebijakan lokal," lanjut dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok akan memasang lagi di lampu merah untuk mengibur warga yang terkena kemacetan. Lagu berjudul Hati-hati tersebut dinyanyikan langsung oleh Wali Kota Depok, M Idirs Abdu Somad.
Depok merupakan salah satu kota penyangga DKI Jakarta yang kepadatan penduduknya sudah tinggi, dengan konsekuensi kemacetan arus lalu-lintas di sana juga sudah tinggi pula. Banyak warga Depok dan sekitarnya yang bekerja atau mencari nafkah di Jakarta, pun banyak kampus perguruan tinggi negeri dan swasta dibangun di sana. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Warga Depok! Lagu Dinyanyikan Wali Kota Ini Ada di Tiap Lampu Merah
-
Bocah Youtubers 'Prank' Tuyul Disorot Media Internasional
-
2 Pemerkosa Gadis Belia yang Hendak Bunuh Diri di Depok Tertangkap
-
Sejoli ABG di Depok Jadi Penjambret, Duitnya Buat Nonton dan Pacaran
-
Desain Motor Listrik Ridwan Kamil Disebut Identik Dengan Motor Produk China
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok