SuaraJabar.id - Wiliam Nova, anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum aparat. Peristiwa tersebut terjadi usai korban bertanding sepak bola di Lapangan GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kabid Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Bogor Marse Hendra Saputra mengatakan persitiwa itu terjadi setelah korban bermain sepak bola untuk tim Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bertanding dengan tim dari warga sekitar pukul 20.30 WIB.
"Korban itu anggota saya pemain sepak bola tim Pemkot Bogor, tadi tanding sama tim masyarakat," kata Marse, kepada wartawan, Jumat (26/7/2019).
Saat itu, korban sempat bersinggungan dengan salah satu pemain yang diduga oknum aparat dari tim lawan di dalam lapangan.
Namun, hal tersebut terus berlanjut setelah pertandingan usai hingga berujung kepada aksi pengeroyokan terhadap korban.
"Namanya di lapangan biasa bersinggungan, tapi tadi berlanjut sampai ke luar lapangan. Anggota saya diserang dari kolam renang Mila Kencana sampai di kedai bakso di Jalan Ahmad Yani," jelas Marse.
Akibat persitiwa tersebut, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya sehingga dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk mendapat perawatan medis.
Marse mengaku akan menempuh jalur hukum atas pengeroyokan yang menimpa anggotanya itu.
"Sekarang sudah sadar di RSUD Kota Bogor. Kita sama-sama menjaga diri masing-masing tidak emosi dan tidak terpancing, kalau mau kita selesaikan ada proses hukum, karena ini negara hukum kita akan tempuh dengan jalur hukum," pungkasnya.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Masalah Klasik Jadi Alasan Lapas Bogor Kecolongan Nunung Beli Sabu ke Napi
Berita Terkait
-
Penggunaan Mobdin Untuk Mudik, Pemkot Bogor: Ikuti Aturan yang Ada
-
Buru Geng Motor Pembunuh Remaja di Setiabudi, Polisi Periksa CCTV
-
Korban Kebakaran Kampung Bandan Akan Dipindahkan ke Hunian Sementara
-
Jadi Sasaran Bentrok 2 Perguruan Silat, AKP Aditia Dikeroyok hingga Pingsan
-
Kebakaran di Blok C Pasar Tanah Abang, Api Berasal dari Gudang Pakaian
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi