SuaraJabar.id - Anak laki-laki yang viral di media sosial (medsos), lantaran disangka telah meninggal dunia ternyata bernama Angga (10). Anak pasangan Dewi (42) dan Samsudin (53) tersebut diketahui bekerja sebagai pemulung karena ketidakmampuan ekonomi.
Mereka tinggal di rumah kontrakan semi permanen di wilayah Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Berdasarkan penuturan orangtuanya, anak 10 tahun ini pergi dari rumah selama tiga bulan. Awalnya disuruh untuk untuk memulung dan kesal akhirnya pergi dari rumah.
"Ya saya kaget anak saya dibilang meninggal. Padahal saya tiap hari nyariin kemana-mana. Bapaknya juga sampai pulang tengah malam sambil jualan somay," kata Dewi kepada wartawan di kediamanya, Senin (19/9/2019).
Dewi menuturkan, anaknya terpaksa memulung untuk biaya makan dan anaknya bisa dapat uang Rp 20.000 setiap kali memulung. Sedangkan, Dewi penjual lauk keliling dan memulung rongsokan, lalu Samsudin berusaha mencari uang buat membayar kontrakan yang sebulan dengan berjualan somay.
"Setiap bulan bayar sewa kontrakan Rp 350 ribu ditambah dengan biaya listrik Rp 150 ribu. Saya meminta Angga untuk ikut memulung," jelasnya.
Dewi mengaku terpaksa memulung karena penghasilan suaminya sebagai tukang somay dirasa kurang. Ia mengemukakan selama anaknya hilang, ia bersama suaminya mencari ke seluruh Depok hingga menginap di jalanan.
"Nyari anak saya ampai rela tidur di jalanan .Saya kepikiran kemana dia (Angga)," ujarnya.
Kini Angga sudah kembali pada keluarga. Dewi dan suami pun merasa bahagia. Mereka berharap agar Angga tidak lagi pergi dari rumah.
"Jangan pergi lagi ya Angga. Maapin bapak kurang bisa jaga Angga," kata Samsudin yang hanya berjualan somay keliling dengan keterbatasan fisik, sambil menangis.
Baca Juga: Hoaks Video Bocah Pemulung Meninggal Gara-gara Kelaparan
Untuk diketahui, Jagat media sosial pada Minggu (18/8/2019) dihebohkan dengan video bocah pemulung yang dikabarkan meninggal. Awalnya, video bocah tersebut dibagikan oleh akun Twitter @mars****ma dan seketika mengundang simpati dari warganet. Dalam rekaman pendek tersebut, seorang pemulung tampak tertunduk tak sadarkan diri di pinggir jalan.
Di hadapannya ada selembar uang Rp 2.000 dan karung berwarna putih. Seorang wanita berusaha untuk membagunkannya namun bocah itu tak bergeming. Walhasil banyak yang menduga bila ia meninggal. Sejumlah warganet pun sempat menunjukkan rasa ibanya ketika melihat pemulung tersebut lewat cuitan berikut ini.
"Di mana ini?? Innalillahi berapa banyak orang-orang di luar sana yang kayak gini. Ini yang katanyaa merdeka 74 tahun???,"tanya warganet
"Anak-anak negri mengemis meminta-minta demi sesuap nasi hingga akhirnya meregang nyawa. Sementara para penguasa asyik mahsyuk menjual negri kepada penjajah!!," kata warganet lainnya.
Tak berselang lama, muncul klarifikasi bila kabar bocah pemulung meninggal adalah palsu alias hoaks. Hal itu bisa dilihat dari unggahan akun Facebook Andik Agus Mardiko. Dalam narasi yang dituliskan, disebutkan bahwa bocah tersebut bernama Angga.
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras