- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk mengaktifkan kembali layanan penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pertemuan teknis dengan Kementerian Perhubungan pada Juni 2026 untuk membahas aset bandara.
- Reaktivasi Bandara Husein diharapkan dapat mendorong pengembangan kawasan sekitar bandara menjadi pusat kegiatan ekonomi dan komersial baru.
SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi buka suara soal wacana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang kembali menguat menyusul arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto.
KDM sapaan akrabnya mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mematangkan langkah teknis agar bandara yang berada di jantung Kota Bandung itu kembali melayani penerbangan komersial.
Lebih lanjut KDM mengatakan, koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah dilakukan dan pembahasan lebih lanjut tinggal menunggu pertemuan teknis yang dijadwalkan pada Juni mendatang.
"Itu kan kemarin sudah saya sampaikan, saya sudah komunikasi dengan Kementerian Perhubungan. Draft-nya sudah ada. Kemudian nanti teknisnya nanti di pertengahan Juni saya mau bertemu untuk bahas di Husein langsung," katanya, Rabu, 3 Juni 2026.
"Jadi bahwa itu sangat besar kemungkinan untuk segera di dilakukan pengelolaan, tinggal persoalan perhitungan-perhitungan asetnya saja," sambungnya.
KDM menegaskan, Bandara Husein Sastranegara berpotensi segera kembali melayani penerbangan komersial.
Selain itu, mantan Bupati Purwakarta kawasan di sekitar bandara juga diharapkan berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan komersial.
"Jadi nanti harus dihitung tetapi Husein kembali beroperasi sudah sangat terbuka dan segera akan dibuka operasi lagi, kawasan itu menjadi kawasan komersial," ujarnya.
"Bahkan saya berharap kawasan Husein dan sekitarnya itu menjadi kawasan komersial. Harapan ya? Apakah harapan itu nanti terwujud ya nanti kita lihat," jelasnya.
Kembalinya status komersial Bandara Husein tentu memicu tanda tanya besar mengenai nasib Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.
Sejak mayoritas penerbangan jet dipindahkan ke Kertajati pada 2023, bandara tersebut diproyeksikan menjadi gerbang utama transportasi udara Jawa Barat.
Hanya saja hingga saat ini, aktivitas penerbangan komersial di Kertajati dinilai belum mampu tumbuh sesuai ekspektasi.
KDM memberi sinyal kuat bahwa apabila Bandara Husein benar-benar diaktifkan kembali untuk penerbangan komersial, maka fungsi Kertajati kemungkinan besar akan berubah total.
"Kita nunggu, karena itu kan kewenangannya bukan kewenangan pemerintah provinsi, kewenangan pemerintah pusat yang menyangkut pertahanan," ungkapnya
"Jadi kita hanya konsen pada persoalan kewenangan pemerintah provinsi yaitu mengelola Husein," katanya.
Berita Terkait
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara
-
Promo Aqua Jawa Barat 2026: Cara Ikutan Aqua 100% Untung!
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Nasib Islamic Centre Bekasi, Proyek Rp50 Miliar yang Kini Terbengkalai
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia