Hasri menambahkan, Jembatan Cipamingkis terakhir diperbaiki pada April 2018 dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi.
Dana itu diperuntukan membangun permukaan jalan yang ambruk karena longsor. Namun, sekarang ini belum ada perbaiki lagi, karena masih menunggu kajian kontur tanah.
"Perbaikan jalan itu sepanjang 30 meter," katanya.
Dan tahun 2019, anggaran perbaikan kerusakan jalan di Jembatan Cipamingkis kata dia, tetap diberikan. Menurut dia, biaya pembangunan bertambah sedikit dari Rp 1 miliar.
Dia menegaskan, perbaikan ini bukan mengarah kepada jembatan, akan tetapi kepada lokasi tanah yang longsor.
"Karena kondisi jembatan sendiri tidak mengalami kerusakan," ujarnya.
Menurut dia, kejadian longsor itu seringkali terjadi bila volume air Kali Cipamingkis sedang tinggi. Sehingga, bagian tanah yang ada di sejumlah badan jalan lambat laun tergerus air. Akibat itu jalan tersebut menjadi longsor karena tergerus kondisi air kali.
"Panjang jembatan sendiri dari satu titik ke titik lainnya diperkirakan 50 meter," ujarnya.
Hasri mengaku, kejadian ini bukan kali pertama. Tahun 2009 silam kejadian longsor pernah terjadi. Kemudian Maret tahun 2018, longsor kembali. Namun, pemerintah melakukan perbaikan sebulan kemudian. Sayangnya, Maret 2019, jalan yang sama kembali longsor.
Baca Juga: 8 Bulan Diperbaiki, Jembatan Cipamingkis Bisa Dipakai Lagi
"Sudah berkali-kali longsor itu," jelasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat
-
Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia