SuaraJabar.id - Korban tabrak terkait insiden tabrakan beruntun yang melibatkan 21 mobil di Tol Cipularang, Senin (9/2/2019) bertambah menjadi sembilan orang. Selain tewas, ada 17 korban luka-luka yang kini sudah dievakuasi ke rumah sakit.
"Korban meninggal di dalam truk kami laksakan evakuasi.
di rumah sakit ada 17 korban dan 9 meninggal dunia," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius.
Dia mengatakan, aparat juga sudah mengevakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan maut tersebut.
Matrius mengatakan, jika polisi masih melakukan investigasi penyebab dari kecelakaan yag melibatkan puluhan kenderaan tersebut.
"Kendaraan lain sudah dievakuasi. Di luar itu ada 4 kendaraan sudah dievakuasi. Nanti investigasi kami setelah kembali dari TKP. sekarang tinggal evakuasi kendaraan saja. Tiggal dump truk yang dievakuasi," kata Matrius.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 melibatkan 21 mobil. Empat mobil dikabarkan terbakar dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan beruntun itu menyebabkan 9 orang tewas dan 8 orang luka-luka. Mereka dibawa ke rumah sakit.
Kecelakaan beruntun itu melibatkan kendaraan besar seperti truk dan bus, dan mobil pribadi.
Baca Juga: 9 Orang Tewas, Pengamat Minta KNKT Investigasi Kecelakaan di Cipularang
Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adi Pratama menyebutkan ada banyak faktor penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Cipularang KM 92. Beberapa faktor penyebab kecelakaan beruntun antara lain kondisi jalan, kondisi kendaraan hingga faktor kelalaian pengemudi.
Berita Terkait
-
Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Diawali Pukul 13.00 WIB
-
Polisi Evakuasi Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang
-
Pascakecelakaan Beruntun Tol Purbaleunyi, Jasa Marga Berlakukan Contraflow
-
Truk Terguling Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
-
21 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Api Berkobar, 6 Orang Tewas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam