SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya merespon viralnya pemberitaan sampah yang menutupi aliran Kali Jambe sepanjanga 500 meter di Desa Mangunjaya, Tambun Selatan.
Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Dodi Agus Supriyanto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi.
"Dinas PUPR telah menurunkan satu unit alat berat untuk mengangkut sampah," kata Dodi kepada Suara.com, Jumat (6/9/2019).
Ia mengatakan, selain bekerja sama dengan Dinas PUPR, instansi lain seperti dari TNI dan kecamatan setempat bersama warga turut dilibatkan dalam membersihkan kali yang sempat viral itu.
"Totalnya sekitar 100 personel yang ikut turun dalam pembersihan Kali Jambe, kami sediakan lima truk sampah dengan kapasitas 35 ton," ungkap Dodi.
Hasil pembersihan Kali Jambe hingga Jumat (6/9/2019) sore, terangkut sampah sebanyak 50 ton.
"Didominasi sampah plastik, itu sampah rumah tangga," ujar dia.
Ia menargetkan, sampah yang mengular hingga 500 meter dengan ketebalan dua centimeter itu akan rampung hingga dua hari ke depan.
"Target dua hari semua sampah insyaAllah akan terangkut, sampah yang ada lebih dari 100 ton kami prediksi," kata dia.
Baca Juga: Dipenuhi Sampah, Dinas PUPR Bekasi Diminta Segera Normalisasi Kali Jambe
Nantinya, sambung dia, sampah-sampah dari Kali Jambe akan dibuang ke TPA Burangkeng.
Sebagai informasi, kondisi Kali Jambe itu menambah panjang riwayat pencemaran kali akibat sampah di Kabupaten Bekasi.
Sebelumnya, Kali Pisang Batu di Tarumajaya sempat jadi sorotan dunia internasional karena tutupan sampah plastik. Itu terjadi pada Desember 2018. Sampah plastik juga menutupi Kali Bahagia di Babelan kota pada akhir Juli 2019.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I