SuaraJabar.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial HS (52), ditemukan tewas tergantung di plafon atap rumahnya di wilayah Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (8/9/2019).
Kapolsek Limo Kompol Iskandar mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya Safitri saat hendak menunaikan ibadah salat subuh.
"Anak korban curiga hari semakin siang ibu tidak keluar kamar setelah salat subuh, dibuka pintu kamar ibunya sudah tak bernyawa," kata Iskandar kepada wartawan ketika dikonfitmasi.
Berdasarkan keterangan anak korban, Iskandar mengatakan alasan ibundanya nekad bunuh diri karena korban diduga terlilit utang.
Selain itu suami korban lebih dulu sakit dan tidak dapat melihat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari korban terpaksa tutup lubang gali lubang.
"Pinjam uang sana-sini untuk dapat memenuh kebutuhan hidup sehari-hari.Dari Hasil identitas tim inafis dari Polresta Depok tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik terhadap korban murni bunuh diri," jelasnya.
Terkait peristiwa ini keinginan pihak keluarga tidak mau korban diautopsi.
Keluarga korban membuat surat pernyataan tidak mau dilakukan pemeriksaan luar.
"Sekarang sudah dimakamkan," pungkasnya.
Baca Juga: Walkot Depok Larang Pengamen Ondel-ondel Keliling Cari Nafkah
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Semakin Mudah dan Fleksibel, BRImo Permudah Akses Perbankan bagi WNI di Berbagai Negara
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun
-
BRI Didukung 705 Agen BRILink untuk Perluas Layanan di Halmahera Selatan
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin
-
KPAI Soroti Trauma 70 Anak Ahmadiyah, Sembunyi di Tenda Saat Kemping Dibubarkan Massa Bersajam