SuaraJabar.id - Kebijakan sistem contra flow yang diberlakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Jawa Barat di Jalan Arif Rahman Hakim tidak berjalan efektif.
Bahkan, pemberlakuan sistem tersebut membuat ruas Jalan Margonda macet hingga malam hari.
“Pada Sabtu, (7/9/2019), itu macet sampai malam hari dari siang. Karena volume kendaraan padat, ditambah sistem contraflow di Jalan Arif Rahman Hakim,” kata Kasatlantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Senin (9/9/2019).
Untuk mengurai kemacetan tersebut, Satlantas Polresta Depok memutuskan tidak memberlakukan sistem contra flow di jalan tersebut pada Minggu (8/9/2019) pukul 15.00 WIB. Sistem contraflow di Jalan Arif Rahman Hakim diubah menjadi sistem satu arah (SSA) karena ruas sepanjang jalan Margonda mengalami kemacetan.
Sutomo mengatakan program Contraflow sudah dibatalkan dan selanjutnya pihaknya akan kembali memberlakukan program SSA seperti biasa.
“Tolak ukur keberhasilan sebuah program penanggulangan kemacetan yaitu di Jalan Margonda yang menjadi titik temu kendaraan. Namun ketika contraflow diberlakukan kemacetan di jalan Margonda sangat terlihat. Kalau jalan Margonda Raya udah macet yah memang disitu tolak ukur keberhasilan dari kita,” jelas Sutomo.
“Faktanya kemacetan sampai Stasiun Depok Lama yang dari (arah) Jakarta macet sampai Jalan Juanda, Margonda ini buktinya otentik. Makanya kami kembalikan ke SSA, ini demi kepentingan masyarakat, “katanya.
Menurut dia, SSA di Jalan Arif Rahman Hakim merupakan program yang sudah punya kekuatan hukum yang tetap sesuai dengan keputusan Pengadilan Depok.
“Hasil keputusan pengadilan sudah inkrah jadi semua masyarakat tahu bahwa Jalan Arif Rahman Hakim itu berlaku SSA,“ ungkapnya.
Baca Juga: Putar Lagunya di Lamer, Wali Kota Depok Mohammad Idris Jadi Bahan Tertawaan
Menangapi itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana mengatakan contraflow masih dalam tahap uji coba. Tetapi melihat kondisinya di jalanan, Polresta Depok ada pertimbangan teknis yang lain.
“Sementara, ikuti saja kebijakan yang diambil oleh Polres Depok,” ucap singkat Dadang ketika dikonfirmasi.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar