SuaraJabar.id - Seorang ibu rumah tangga tewas mengenaskan dalam kebakaran hebat di warung nasi uduk, Kampung Ciketing Asem RT3/RW6 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/9/2019) malam. Korban Yuliati (31) tewas terpanggang hingga gosong di dalam kamar tidurnya.
Nahas, warga kelahiran Banyumas, Jawa Tengah itu tidak bisa menyelamatkan diri dari amukan si jago merah. Sedangkan suami korban, Dedi Giri Indah Purwanto berhasil menyelamatkan diri dalam insiden itu.
"Kami duga korban terjebak di dalam kamar, tidak bisa melamatkan diri," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari, Kamis (12/9/2019).
Menurut dia, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, dan api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian. Korban saat ini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi guna kepentingan penyelidkan.
Kejadian itu bermula saat suami korban sedang mencuci piring di depan warung. Saat itu, Dedi mencium bau terbakar.
Ketika mencari bau itu, Dedi terkejut sudah melihat api membakar ruangan dapur dan ruangan kamar tidur. Melihat hal itu, Dedi panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang berdatangan berusaha memadamkan api yang semakin membesar, dan Dedi berusaha mencari keberadaan istrinya tercinta.
Karena api terus membesar dan lidah api membakar bangunan secara membabi buta, ia terpaksa keluar meski belum bisa menyelamatkan istri.
Setelah api berhasil dijinakkan, kata dia, petugas dan Dedi menemukan istrinya sudah dalam kondisi tewas terpanggang tergeletak di lantai kamar tidur.
Baca Juga: Darurat Asap Kebakaran Hutan, Pelajar di Palembang Dilarang Keluar Kelas
Sementara terkait kerugian material bangunan yang hancur ditaksir mencapai ratusan juta. Erna mengaku, berdasarkan hasil penyelidikan sementara api diduga berasal dari selang tabung gas elpiji yang bocor.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Tag
Berita Terkait
-
Darurat Asap Kebakaran Hutan, Pelajar di Palembang Dilarang Keluar Kelas
-
Kebakaran Hutan di Sampit Sebabkan Asap Pekat, Pemotor Tabrak Pohon
-
Kabut Asap Tebal di Provinsi Kalteng, Pemotor Tabrak Pohon
-
Fakta-fakta Kematian FA, Bocah SD yang Diterpa Isu Tewas karena Di-bully
-
Terekam CCTV, Anak Kecil di Bekasi Tertabrak dan Terlindas Mobil
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026
-
Harga MinyaKita di Pasar Bebas Bandung Melambung
-
5 Kejanggalan dan Fakta Mencengangkan di Balik Sidang Kepabeanan PN Cibinong yang Disorot Mahasiswa
-
Terancam 10 Tahun Penjara Tapi Hanya Tahanan Kota, Mahasiswa Pertanyakan Proses Hukum Julia Tobing
-
Viral Babysitter Rp30 Ribu per Jam, Pakar IPB Ingatkan Pengasuhan Bukan Sekadar Jasa