- APUDSI berkomitmen memperkuat ekonomi desa melalui Rakernas 2026 dan HUT pertama mereka, 16 Februari 2026.
- Organisasi tersebut menargetkan pembentukan infrastruktur nasional, termasuk MKD dan MKDES, dalam beberapa bulan ke depan.
- APUDSI memperkenalkan ekosistem Noscop dan berencana membuat indeks harga internal untuk menjaga stabilitas komoditas.
SuaraJabar.id - Ketua Umum Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), Maulidan Isbar, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperkuat ekonomi desa melalui hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang dirangkai dengan malam puncak HUT pertama APUDSI, Minggu (16/2/2026).
"Ini malam puncak hari ulang tahun ke-1 APUDSI, sekaligus menutup rangkaian Rakernas 2026 yang sudah kami selenggarakan selama tiga hari," ujar Maulidan.
Dalam Rakernas tersebut, APUDSI menyepakati percepatan pembentukan infrastruktur organisasi secara nasional.
"Kami menargetkan seluruh infrastruktur APUDSI dari Sabang sampai Merauke sudah terbentuk maksimal dua bulan ke depan," tegasnya.
Saat ini, 37 koordinator wilayah telah terbentuk. APUDSI menargetkan 416 Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) rampung paling lambat 14 Maret 2026, serta 75.266 Majelis Kesejahteraan Desa (MKDES) terbentuk hingga April atau Mei 2026.
Selain penguatan struktur, Rakernas juga menekankan pentingnya legalitas anggota.
"Kami ingin membangun legalisasi pada seluruh kader anggota yang belum legal agar memiliki legal standing," jelasnya.
APUDSI juga memperkenalkan ekosistem Noscop (Nusantara Incorporated).
"Seluruh anggota yang memiliki produk komoditi bisa dibawa ke jaringan kami, kami beli dan kami bawa ke pasar internasional," katanya.
Baca Juga: Begini Antusiasme Suara UMKM Pasar Lokal di Kota Bandung, Dihadiri 200 Pelaku Usaha
Maulidan menambahkan, APUDSI menargetkan pembentukan indeks harga internal.
"Dalam satu tahun ke depan kami menargetkan memiliki indeks harga sendiri, sehingga stabilitas harga lebih terjaga dan anggota memiliki kepastian harga," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
Terkini
-
BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan
-
Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap
-
KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil
-
Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras
-
Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong