SuaraJabar.id - Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota berhasil menangkap pengemudi ojek online (ojol) yang menikam leher Herwin (40) di Halte Lotus Perum Summarecon Bekasi, Jalan Boulevard, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan satria, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 23.20 WIB.
Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan pelaku Michael Wijaya (32) telah ditahan di Polsek Bekasi Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara, kekinian, korban yang dikabarkan tewas masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sejauh ini, penyidik telah berhasil mengungkap motif yang dilakukan pelaku kepada korban. Kata Erna, mulanya korban dan pelaku menjalin transaksi akun ojek online. Korban saat itu ingin membeli akun ojol milik pelaku.
"Kronolgisnya ada transaksi, korban sudah menyerahkan smartphone dan uang tunai kepada pelaku sebesar Rp 600 ribu. Namun, verifikasi wajah untuk akun belum diterima korban selama satu hari. Akhirnya pelaku meminta kepada korban untuk melakukan pembatalan atau cancel, hanya saja korban tidak mau," ujar Erna, Sabtu (14/9/2019).
Hingga berjalannya waktu, pelaku tak kunjung ada kabar sehingga korban berniat melakukan pembatalan pembelian akun milik pelaku. Dari situ pelaku mulai naik pitam ketika korban menyatroni rumah pelaku.
"Saat itu pelaku sudah menyiapkan sebilah pisau di jaketnya. Pelaku sudah berniat melakukan aksi kekerasan kepada korban lantaran smartphone milik korban sudah dijual oleh pelaku senilai Rp 700 ribu melalui media sosial. Pelaku terkendala tidak memiliki uang untuk menmgembalikan semua milik korban," jelas Erna.
Sebelum melakukan aksi kekerasan kepada korban, pelaku sempat membawa korban keliling Bekasi wilayah Bekasi Selatan, tepatnya di Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga pada pukul 21.00 WIB. Kemudian pada pukul 23.00 WIB pelaku membawa korban ke lokasi kejadian.
"Di sana pelaku melakukan aksinya. Pada saat berada di TKP posisi pelaku berada di sebelah kanan belakang korban, selanjutnya pelaku melakukan perbuatannya dengan cara tangan kiri pelaku membungkam mulut korban dan tangan kanannya mengambil pisau yang sudah di siapkan dari dalam jaket dan ditusukkan ke arah leher kanan korban sebanyak satu kali hingga pisau tersebut menembus leher kiri korban," katanya.
Sementara barang bukti yang disita peyidik berupa selembar kaos dalam warna putih yang berlumuran darah, kaos warna hitam putih berlumuran darah dan celana jin panjang warna hitam berlumuran darah dari milik korban.
Baca Juga: Baru Kenal Empat Hari, Herwin Tewas Digorok Pengemudi Ojol
Untuk barang bukti yang disita dari pelaku yaitu, jaket warna hitam, sebilah pisau dapur yang berlumuran darah, sebilah pisau bergagang hitam, tas slempang warna hitam, tas loreng yang berlumuran darah dan sepasang sarung tangan warna hitam.
Dalam kasus ini, pelaku disangkakan Pasal 351 dan Pasal 2 UU Darurat tahun 1951.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri