SuaraJabar.id - Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Barat Hermansyah menyingkapi beredarnya video dan foto syur wanita berhijab yang diduga merupakan pegawai negeri sipil di media sosial.
Dia menyebut, kasus video mesum diduga PNS tersebut akan ditangani langsung oleh Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Jawa Barat.
"Untuk masalah ini memang akan ditangani langsung oleh BKD yang memang sebagai manjemen kepegawaian di Provinsi Jawa Barat," ujarnya seperti dikutip Ayobandung--jaringan Suara.com, Kamis (19/9/2019).
Namun, Hermansyah mengaku, sejauh ini identitas perempuan berhijab yang beradegan panas di dalam mobil itu belum terungkap. Dia pun tak bisa menduga-duga apakah perempuan tersebut bertugas sebagai PNS atau bukan. Sebab, dia mengaku pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti.
"Kami tidak tahu foto ini benar ASN atau bukan, siapa tahu orang iseng pakai baju ASN (aparatur sipil negara). Kami sekarang cari fakta-faktanya benar tidaknya," terangnya.
"Enggak bisa menduga-duga pegawai mana sebenarnya, apakah provinsi atau lain. Kalau saya lihat ada beberapa kabupaten/kota pakai logo provinsi dan pakai juga logo daerahnya," tambahnya.
Hermansyah menyebutkan, apabila terbukti wanita berjihab dalam foto dan video syur terdaftar sebagai ASN, pihaknya akan memberikan sanksi seusai dengan aturan yang berlaku.
"Kalau benar ASN akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Kalau bersalah ada punishment-nya, pasti pihak BKD akan melaporkan kepada pimpinan dalam hal ini pak gubenur," katanya.
Baca Juga: Kesal Tak Mau Diajak Nikah, Video Syur Selingkuhan Disebar ke Medsos
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam